Penamaan Ibu Kota Negara Baru, Sejarawan UGM: Nama “Nusantara” Lebih Merujuk pada Wilayah Luar Jawa

photo author
Heppy Purnomo, TitikTemu.co
- Kamis, 20 Januari 2022 | 22:03 WIB
Nusantara, nama Ibu kota negara Indonesia yang Baru (ugm.ac.id)
Nusantara, nama Ibu kota negara Indonesia yang Baru (ugm.ac.id)

Arif menambahkan, Soekarno ingin memindahkan IKN saat itu, pasti ada motif yang berbeda dengan sekarang. 

Menurut Arif, berbagai motif dan alasan melatarbelakangi perpindahan IKN. 

Sebagai misal, IKN pernah pindah ke Yogyakarta 1946, karena kondisi Jakarta secara politik tidak aman, revolutif dan di bawah ancaman agresi militer Belanda.

Baca Juga: Mely, Bayi Orangutan ke-100 Lahir di Suaka Margasatwa Lamandau

Arif menyatakan, kalau gagasan IKN mau dipindahkan Soekarno pada tahun 1957 ke Palangkaraya, itu pun sangat mungkin, karena salah satunya adanya intrik politik militer 1957 dengan gerakan separatisme dari berbagai daerah, sehingga IKN (Jakarta) tidak aman. 

“Jadi, persoalan perpindahan IKN ini, bukan sekedar relevan atau tidak, namun seberapa jauh urgensi dan kesiapan berbagai bidang dalam mengatur keseimbangan dan keadilan pembangunan. Lebih jauh lagi,  kebijakan makro dalam konteks pembangunan, termasuk perpindahan IKN jangan sampai  ahistoris dan bersifat politis,” jelas Arif.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: ugm.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X