Gunung Semeru Meletus, Puluhan Orang Alami Luka Bakar Akibat Guguran Awan Panas

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Minggu, 5 Desember 2021 | 06:12 WIB
Gunung Semeru di Jawa Timur Meletus, Sabtu (4/12) sore (indonesiadermawan.id)
Gunung Semeru di Jawa Timur Meletus, Sabtu (4/12) sore (indonesiadermawan.id)

Dinas Kesehatan Lumajang saat ini membutuhkan pasokan obat-obatan untuk luka bakar sebab pasien dilaporkan telah menumpuk di Puskesmas.

Baca Juga: Tidak Semuanya Gratis! Vaksin Booster Covid-19 Diberikan Awal 2022, Ini Bocoran Harganya

Selain itu tenaga kesehatan juga memerlukan tambahan perlengkapan perawatan korban seperti polybag ramah lingkungan 1.000 lembar, polybag limbah medis 1.000 lembar, safety box 100 buah, disinfektan air (kaporit padat) 30-40 Kg, repelant lalat satu karton.

BPBD setempat telah menentukan tiga lokasi pengungsian sementara masyarakat terdampak abu vulkanik Semeru, di antaranya berlokasi di Pertigaan Jalan Pronojiwo, desa Supiturang, Balai Sesa Sumber Wuluh Candipuro dan Balai desa Kamarkajang Candipuro.

Kebutuhan darurat sementara bagi pengungsi di antaranya masker, makanan dan minuman siap saji yang tidak cepat basi, jas hujan, terpal dan selimut.

Baca Juga: Liga Serie A: AC Milan Tempati Puncak Klasemen Sementara Setelah Kalahkan Salernitana di Pekan 16

Tim Puskris bersama BNPB telah diberangkatkan ke lokasi kejadian melalui jalur darat untuk mengantarkan bantuan logistik berupa tenda 6x12 meter, masker kain, masker medis, masker N95, hand sanitizer.

Seluruh bantuan tersebut diantarkan oleh Tim Puskris untuk memperkuat pelayanan kesehatan di Puskesmas.

"Kami membawa bantuan alat medis seperti masker N95, sarung tangan, salep luka bakar, segera digerakkan pada hari ini juga malam (4/12) ini ke lokasi," kata Eka Jusuf Singka.

Baca Juga: Libur Nataru: Kebijakan Ganjil Genap di Empat Ruas Tol di Pulau Jawa

Selain kebutuhan obat – obatan Tim Puskris juga membawa tenda untuk melakukan pelayanan kesehatan darurat di lapangan dan memperkuat pelayanan kesehatan di pengungsian.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Antara, BNPB

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X