TITIKTEMU.CO, Yogyakarta - Aktivitas kegempaan Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta masih menunjukkan tingkat yang cukup tinggi.
Hingga saat ini Gunung Merapi masih ditetapkan pada status Siaga atau Level Tiga oleh Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi atau BPPTKG Yogyakarta.
Dari periode pengamatan Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi atau BPPTKG Yogyakarta. Yakni dari pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, Minggu (24/10), Gunung Merapi secara visual terlihat jelas.
Baca Juga: Aksinya Viral, Pria Eksibisionis di Depan Seorang Wanita Ditangkap Polisi dan Satpol PP
Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang setinggi 50 hingga 75 meter di atas puncak kawah.
Dari data seismogram tercatat KEGEMPAAN berupa gempa Guguran 38 kali, Hembusan 3 kali, Hybrid/Fase Banyak 7 kali dan gempa Tektonik Jauh 5 kali.
Hingga kini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih ditetapkan pada status Siaga atau Level Tiga.
Baca Juga: BPBD Semarang Bersama Warga Siagakan Tenda Darurat Antisipasi Gempa Terus Terjadi
BPPTKG merekomendasikan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava. Serta awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, serta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
Baca Juga: Danrem 174 Merauke Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Kunjungan di Kabupaten Mimika
Aktivitas penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
Artikel Terkait
Jaga Kelestarian Alam, Burung Endemik Gunung Merapi dan Merbabu Dilepasliarkan
Lava Pijar Meluncur Lagi, Status Gunung Merapi Kembali Siaga
Gunung Merapi Mengeluarkan Suara Gemuruh yang Terdengar hingga 4 Kali
Bila Kemarau Tiba, 5 Desa di Kaki Gunung Merapi di Boyolali, Kekeringan
Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Pijar Lima Kali Sejauh 1,8 Km