Anom maju dalam Pilkada Pemalang 2024 bersama Nurkholes sebagai calon wakil bupati. Pasangan ini memperoleh dukungan dari sejumlah partai, antara lain Golkar, Perindo, Partai Buruh, PSI, Partai Gelora, dan Hanura.
Ia kemudian menjabat sebagai Bupati Pemalang sejak 2025.
Kini, perjalanan politik tersebut mendadak berhadapan dengan proses hukum. Publik tentu ingin tahu apa sebenarnya perkara di balik KPK OTT Bupati Pemalang, tetapi detailnya masih menjadi bagian dari pemeriksaan lembaga antirasuah.
Untuk saat ini, satu hal yang paling penting adalah tidak terburu-buru menghakimi. Fakta mengenai perkara, barang bukti, serta status hukum Anom masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari KPK.***