Anom maju dalam Pilkada Pemalang 2024 bersama Nurkholes sebagai calon wakil bupati. Pasangan ini memperoleh dukungan dari sejumlah partai, antara lain Golkar, Perindo, Partai Buruh, PSI, Partai Gelora, dan Hanura.
Ia kemudian menjabat sebagai Bupati Pemalang sejak 2025.
Kini, perjalanan politik tersebut mendadak berhadapan dengan proses hukum. Publik tentu ingin tahu apa sebenarnya perkara di balik KPK OTT Bupati Pemalang, tetapi detailnya masih menjadi bagian dari pemeriksaan lembaga antirasuah.
Untuk saat ini, satu hal yang paling penting adalah tidak terburu-buru menghakimi. Fakta mengenai perkara, barang bukti, serta status hukum Anom masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari KPK.***
Artikel Terkait
Kenapa Orang yang Tinggal Dekat Laut Lebih Jarang Depresi? Jawabannya Bukan Sekadar “Healing”
Financial Freedom Bukan Soal Berhenti Ngopi: Gen Z Bisa Miskin Karena Harga Rumah, Bukan Starbucks
Jejak Heroik Spanyol Juara Piala Dunia 2010, Fondasi Kejayaan La Furia Roja hingga Taklukkan Dunia Lagi pada 2026
5 Pemain Bundesliga yang Direkrut Barcelona dalam 10 Tahun Terakhir, Karim Adeyemi Jadi Rekrutan Terbaru
3 Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Masuk Daftar Bersama Ibrahim Mbaye dan Kerim Alajbegovic
The Odyssey Ternyata Bukan Cuma Soal Perang Troya, Ini Pelajaran Geopolitik yang Masih Relevan Hari Ini
414 SPPG Sudah Terima Anggaran tapi Belum Jalan, Ada Apa dengan Program MBG?