Jakarta dalam Perlombaan Melawan Waktu
Sialnya, Jakarta berada di barisan paling depan dalam daftar kota yang paling cepat tenggelam.
Ibu kota kita tercatat ambles dengan kecepatan rata-rata 1,3 sentimeter setiap tahunnya.
Baca Juga: Angin Segar di Selat Hormuz: Tanker Mulai Berani Melintas, Pasokan Energi Dunia Segera Pulih?
Bahkan di beberapa titik kritis, tanah Jakarta ambles hingga lebih dari 3,8 sentimeter per tahun.
Fenomena ini juga terjadi di kota-kota besar lain seperti Bangkok dan Tianjin.
Beban beton raksasa dan gedung tinggi dituding menjadi salah satu penyebab utama penurunan ini.
Baca Juga: Nikel vs LFP: Dilema Insentif Mobil Listrik 2026 yang Bikin Industri Ketar-Ketir!
Hausnya Manusia yang Menyedot Fondasi Bumi
Mengapa daratan yang sekokoh ini bisa perlahan-lahan runtuh dan kehilangan kekuatannya?
Penyebab terbesarnya adalah keserakahan kita sendiri dalam menyedot air tanah secara berlebihan.
Ketika air di bawah tanah dikuras habis, lapisan pasir dan emulsi di bawahnya memadat.
Baca Juga: Profil Zeda Salim Terbaru Mei 2026: Karier, Keluarga, dan Kisah Hidup yang Menginspirasi
Ditambah lagi dengan beban infrastruktur, pemadatan alami delta, hingga aktivitas pengeboran minyak bumi.
Teknologi masa lalu gagal melihat ini, namun satelit radar modern kini mampu mendeteksinya secara akurat.