Rebahan Itu Produktif? Riset Ini Bisa Bikin Bos Berpikir Ulang soal Jam Kerja

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Bukan Semua Jeda Sama

Ada perbedaan antara istirahat dengan benar-benar kabur dari pekerjaan.

LBaca Juga: Download PVZ Fusion 3.9 Terbaru 2026: Fitur Baru untuk Android dan PC

Duduk sambil membuka media sosial selama lima menit mungkin terasa menyenangkan, tetapi belum tentu memberikan pemulihan terbaik. Penelitian tentang aktivitas saat istirahat menunjukkan bahwa kegiatan yang disukai pekerja dan dilakukan lebih awal dalam hari kerja berkaitan dengan pemulihan sumber daya yang lebih baik.

Bahkan, untuk pekerja kantoran yang terlalu lama duduk, jeda aktif juga menarik perhatian peneliti. Sebuah tinjauan sistematis menemukan bahwa aktivitas ringan selama 2–3 menit setiap sekitar 30 menit berpotensi memberikan manfaat fisik dan mental tanpa berdampak negatif pada produktivitas.

Jadi, “rebahan” tidak harus diterjemahkan secara harfiah. Berdiri, berjalan sebentar, melakukan peregangan, melihat ke luar jendela, atau sekadar menjauh dari layar juga bisa menjadi bentuk recovery.

Baca Juga: 100 Days of Deception Segera Tayang, Ada Sato Shinichi yang Bikin Suasana Mendadak Berubah

Bos Tidak Perlu Takut Karyawan Berhenti Sebentar

Masalah terbesar mungkin bukan karyawan yang terlalu banyak istirahat, melainkan budaya kerja yang membuat orang takut terlihat sedang istirahat.

Karyawan yang terus memaksakan diri memang bisa terlihat sibuk. Tetapi sibuk dan efektif adalah dua hal berbeda.

Untuk pekerja yang sudah mendekati burnout, jeda singkat mungkin tidak menyelesaikan masalah struktural seperti beban kerja berlebihan, target tidak realistis, atau kurangnya dukungan atasan.

Baca Juga: Kuota Internet Tak Boleh Hangus Lagi? Ultimatum Pemerintah ke Operator Dimulai

Namun, memberi ruang untuk recovery tetap lebih masuk akal daripada menganggap manusia sebagai mesin yang seharusnya menyala delapan jam tanpa henti.

Jadi, kalau suatu sore Anda menutup laptop, menarik napas, lalu rebahan selama beberapa menit, jangan buru-buru merasa bersalah.

Mungkin Anda bukan sedang malas.

Mungkin Anda sedang mengisi ulang manusia yang dipaksa bekerja seperti mesin.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X