Sudaryono mengatakan masyarakat dapat memasukkan nama sekolah ke dalam sistem tersebut. Ia memberikan contoh sekolah seperti JIS, Cikal, Taruna Nusantara, hingga Kemala Bhayangkari.
Baca Juga: Gagal Seleksi Administrasi LPDP 2026 Tahap 2? Jangan Panik, Masih Ada Jalur Sanggah
Nantinya, informasi pada Radar MBG akan menunjukkan apakah sekolah tersebut mendapatkan alokasi program atau tidak.
Cara ini membuat masyarakat tidak harus menerka-nerka berdasarkan kabar yang beredar. Informasi penerima dapat diperiksa melalui sistem yang disediakan pemerintah.
Penajaman Anggaran MBG Juga Jadi Pertimbangan
Di balik keputusan mengecualikan sekolah tertentu, ada persoalan lain yang tidak kalah penting: anggaran.
Baca Juga: KPK Sedang Periksa Pemkab Bogor, Tapi Warga Tetap Bisa Urus KTP? Ini Kondisinya
Sudaryono mengatakan evaluasi penerima dilakukan agar anggaran MBG bisa digunakan secara lebih efektif. Namun, ia belum menyampaikan berapa besar penghematan yang dihasilkan dari pengecualian sekolah-sekolah tersebut.
Pemerintah sebelumnya telah mengumumkan anggaran MBG untuk 2027 sebesar Rp240 triliun. Sudaryono menegaskan angka tersebut, bukan Rp480 triliun seperti angka yang sempat beredar.
Dengan anggaran sebesar itu, penentuan siapa yang benar-benar membutuhkan MBG tentu menjadi bagian penting dalam pengelolaan program.
Pada akhirnya, persoalannya bukan sekadar siapa yang mendapat makanan gratis. Yang lebih besar adalah bagaimana program bernilai ratusan triliun rupiah tersebut benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.***
Artikel Terkait
Nama Asli Okky Lukman, Tagline Arisan, Homeband dan Istri Billy
322 Orang Diamankan Usai Demo DPR, Polda Metro Ungkap Siapa Saja yang Diperiksa
Suara Optimus Prime Ternyata Punya Cerita Haru: Dari Kakak Veteran hingga Predator
Puan Tak Ikut Teken RUU Perampasan Aset, PDI-P Ungkap Alasan yang Bikin Publik Bertanya
Identitasnya Dicuri, Hidupnya Diambil Alih! Ini Alasan Mouse Trap Bikin Thriller Korea Makin Menegangkan
BMKG Keluarkan Peringatan Dini 29–30 Agustus: Ada Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Mahasiswa Bisa Dapat Pengalaman Jadi Relawan Pajak 2027, Pendaftarannya Dibuka Besok!