6 Provinsi Jadi Prioritas Penanganan Karhutla 2026, Operasi Darat Jadi Andalan Pemerintah

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:27 WIB
6 provinsi di Sumatera dan Kalimantan jadi prioritas penanganan karhutla 2026. Pemerintah mengandalkan operasi darat dan udara. (Ilustrasi/pixabay)
6 provinsi di Sumatera dan Kalimantan jadi prioritas penanganan karhutla 2026. Pemerintah mengandalkan operasi darat dan udara. (Ilustrasi/pixabay)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan fenomena El Nino masih berlangsung hingga awal 2027. Kondisi tersebut berpotensi membuat sebagian wilayah Indonesia mengalami cuaca yang lebih kering dalam periode yang lebih panjang.

Situasi ini dapat meningkatkan risiko muncul dan meluasnya kebakaran hutan maupun lahan, terutama di daerah yang memiliki lahan kering dan gambut.

Operasi Darat Jadi Ujung Tombak

Dalam menghadapi ancaman karhutla, pemerintah menempatkan operasi satgas darat sebagai ujung tombak penanganan.

Sementara itu, operasi udara akan berfungsi sebagai pendukung upaya pemadaman dan pengendalian kebakaran di lapangan.

Kondisi cuaca juga membuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) belum dapat dilakukan hingga akhir Agustus. Minimnya pertumbuhan awan hujan menjadi salah satu kendala pelaksanaan operasi tersebut.

Baca Juga: BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Keuangan PMI hingga Remitansi ke Indonesia

Karena itu, pemerintah meminta forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di wilayah prioritas memperkuat kesiapan, baik dari sisi personel maupun logistik dan peralatan pemadaman.

38 Armada Udara Disiapkan

Untuk mendukung penanganan karhutla dari udara, pemerintah telah menyiapkan 38 unit armada.

Armada tersebut terdiri atas 13 helikopter atau pesawat patroli dan 25 unit water bombing.

Sejumlah armada juga dapat digunakan secara fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk untuk kegiatan patroli, water bombing, maupun mendukung pelaksanaan OMC ketika kondisi memungkinkan.

Dengan dukungan operasi darat dan udara tersebut, pemerintah berharap penyebaran api dapat segera dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Baca Juga: Mahasiswa Unsoed Jalur Mandiri Bermasalah Tetap Bisa Kuliah, KPK Tegaskan Tak Campuri Status Akademik

Pemerintah Soroti Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X