Sempat Pertanyakan Arti Kemerdekaan, Tukang Cukur Bogor Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:01 WIB
Menyoroti pengakuan tukang potong rambut di Bogor yang meyakini Indonesia sudah merdeka usai sempat ditanya belum pasang bendera oleh aparatur camat. (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti pengakuan tukang potong rambut di Bogor yang meyakini Indonesia sudah merdeka usai sempat ditanya belum pasang bendera oleh aparatur camat. (Instagram.com/@undercover.id)

Nasionalisme Tak Harus dengan Paksaan

Ferdinando menegaskan, ajakan memasang bendera Merah Putih seharusnya tidak membuat masyarakat merasa berada di bawah tekanan.

Menurutnya, semangat nasionalisme idealnya tumbuh dari kesadaran masing-masing warga, bukan karena adanya rasa takut terhadap sanksi.

"Rasa nasionalisme seharusnya tidak perlu pakai sanksi, harus dari dalam diri sendiri," jelas Ferdinando.

Ia menerangkan, aparatur kecamatan pada dasarnya hanya menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar mengibarkan bendera Merah Putih dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI.

Ferdinando juga menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam imbauan tersebut.

Baca Juga: Cegah Penyalahgunaan AI di Kalangan Pelajar, Polres Pemalang Gelar Sosialisasi Paham AI di SMKN 1

"Surat edaran Mendagri itu mengimbau mulai 1 Agustus sampai 31 Agustus untuk mengibarkan bendera Merah Putih dan itu tidak ada paksaan," ungkapnya.

"Ini hanya kesadaran masyarakat dalam semangat nasionalisme dalam memperingati hari kemerdekaan," tambah Ferdinando.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X