Handoko menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan bagian dari program, konsep promosi, maupun challenge yang dirancang atau diperintahkan oleh pihak Newport.
Meski demikian, manajemen mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan aktivitas di lapangan sehingga tindakan yang dinilai tidak sesuai dengan nilai agama, budaya, keyakinan, serta adat masyarakat dapat terjadi.
Baca Juga: War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Dibuka 11 Agustus 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
MC Booth Newport Ikut Sampaikan Permintaan Maaf
Salah satu MC yang bertugas di booth Newport saat acara berlangsung juga memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf.
Melalui akun Threads miliknya, Revnaldo Ega mengaku bertugas sebagai MC booth Newport pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Ia menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang kemudian menjadi sorotan tersebut.
“Saya Ega, selaku MC booth Newport pada Minggu, 9 Agustus 2026, memohon maaf atas kejadian yang terjadi saat acara berlangsung,” tulisnya pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Ega juga mengakui adanya kelalaian dalam mengendalikan situasi selama acara. Ia menyatakan kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi agar dirinya dapat lebih sigap dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas ke depannya.
Sementara itu, laporan yang diajukan ke Polda Metro Jaya kini menjadi proses hukum yang akan menentukan lebih lanjut pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kontroversi tersebut.***
Artikel Terkait
War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Dibuka 11 Agustus 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
BRI Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok, 1,13 Juta Agen BRILink Layani 60.753 Desa
BRI dan Danantara Perkuat UMKM, Portofolio Kredit Capai Rp1.211 Triliun hingga 2026
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar ke-35 NU: Jangan Jual Nama Presiden
Peternak DIY Protes Harga Telur Anjlok, 1.600 Ayam Afkir Dibagikan Gratis di Malioboro