Kontroversi Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds Project, 5 Pihak Dilaporkan ke Polisi

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:03 WIB
Menyoroti viralnya kontroversi dugaan tantangan hafalan Al-Quran yang berhadiah miras dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. (Instagram.com/@nowdots)
Menyoroti viralnya kontroversi dugaan tantangan hafalan Al-Quran yang berhadiah miras dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. (Instagram.com/@nowdots)

Festival tersebut diketahui digelar pada akhir pekan, Minggu, 9 Agustus 2026, di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat pengunjung mengikuti sebuah tantangan hafalan salah satu surah dalam Al-Qur’an yang dilakukan di booth produk minuman keras.

Surah Ad-Duha disebut menjadi bagian dari tantangan tersebut. Peserta yang berhasil mengikuti tantangan kemudian disebut mendapatkan hadiah berupa produk minuman keras yang dipromosikan.

Video tersebut kemudian menuai reaksi keras dari warganet dan memunculkan kritik terhadap penggunaan materi keagamaan dalam aktivitas promosi produk minuman beralkohol.

The Sounds Project Sampaikan Kecaman

Pihak The Sounds Project selaku penyelenggara akhirnya memberikan tanggapan terkait kontroversi tersebut.

Melalui akun media sosial resminya, penyelenggara menyatakan mengecam tindakan yang terjadi di salah satu booth dalam festival.

Pihak penyelenggara juga menyampaikan bahwa mereka merasa kecewa dengan kejadian tersebut dan menegaskan tidak membenarkan penggunaan agama sebagai bagian dari tantangan maupun promosi produk.

“Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut,” demikian pernyataan The Sounds Project.

Penyelenggara juga menegaskan bahwa tindakan yang menjadikan agama sebagai bagian dari challenge atau kegiatan promosi tidak dibenarkan.

Baca Juga: BRI dan Danantara Perkuat UMKM, Portofolio Kredit Capai Rp1.211 Triliun hingga 2026

Newport Minta Maaf dan Akui Ada Kelalaian

Sementara itu, pihak Newport juga menyampaikan permintaan maaf menyusul viralnya video tersebut.

Direktur Newport, Handoko Sasongko, mengatakan permintaan maaf disampaikan kepada umat Muslim, tokoh agama, serta masyarakat Indonesia yang merasa terganggu atau terluka akibat kejadian tersebut.

“Sehubungan dengan beredarnya video di booth Newport pada gelaran festival musik The Sounds Project, Newport menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh umat Muslim, tokoh agama, dan seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Handoko, Selasa, 11 Agustus 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X