Gubernur BI Mendadak Mundur, Rupiah Bisa Ikut Deg-degan? Ini Sosok Penggantinya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 28 Juli 2026 | 07:01 WIB

TITIKTEMU.CO-Peta kepemimpinan Bank Indonesia mendadak berubah. Gubernur BI Perry Warjiyo mengundurkan diri, sementara Destry Damayanti ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur BI untuk mengisi posisi tersebut sementara waktu.

Informasi ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2026). Bagi pasar keuangan, pergantian pucuk pimpinan bank sentral bukan sekadar urusan kursi jabatan. Ada ekspektasi kebijakan moneter yang ikut dipertaruhkan.

Untuk sementara, Destry Damayanti menjadi figur yang memegang kendali. Ia bukan nama baru di lingkungan BI karena sebelumnya menjabat Deputi Gubernur Senior sejak 2019.

Baca Juga: Download GTA 5 PPSSPP High Compression 300MB untuk Android: Pengalaman Open World Ringan yang Mengasyikkan

Pengalaman Destry juga tidak berhenti di lingkaran bank sentral. Sebelum berkarier di BI, ia pernah menjadi Chief Economist di Mandiri Sekuritas dan memiliki pengalaman sebagai peneliti di Universitas Indonesia.

Rupiah Jadi Perhatian

Pengunduran diri Perry Warjiyo yang datang secara tidak terduga berpotensi membuat pasar lebih sensitif dalam jangka pendek. Salah satu yang paling mudah terlihat adalah pergerakan Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Riset Ciptadana Sekuritas Asia pada 27 Juli 2026 menilai transisi kepemimpinan BI dapat memunculkan ketidakpastian sekaligus tekanan terhadap Rupiah. Namun, penunjukan Destry sebagai Plt Gubernur memberikan sisi positif karena ia memiliki pengalaman di birokrasi sekaligus memahami dinamika pasar keuangan.

Baca Juga: Kematian Sutrimo Masih Misterius, Polisi Bongkar Petunjuk dari Klinik Kebayoran Baru

Kondisi pasar sebelum pengumuman tersebut pun sebenarnya sedang tidak terlalu santai. Pada Jumat (24/7/2026), Rupiah melemah 28 poin ke level Rp17.943 per US$. Pada hari yang sama, IHSG turun 1,88% ke posisi 6.196.

Pelemahan pasar tersebut tentu tidak hanya disebabkan perubahan kepemimpinan BI. Aksi jual investor asing dan sentimen global juga ikut berperan. Meski begitu, perubahan mendadak di bank sentral menjadi tambahan faktor yang perlu diperhatikan investor.

Siapa Destry Damayanti?

Bagi investor yang ingin membaca arah pasar berikutnya, profil Plt Gubernur BI menjadi cukup penting. Berikut rekam jejak singkatnya:

- Jabatan sebelumnya: Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia sejak 2019

- Pengalaman industri: Mantan Chief Economist Mandiri Sekuritas

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X