Viral 2 Pria Dibungkus Lakban Diduga Maling, Fakta Sebenarnya Terungkap: Ternyata Hanya Konten TikTok

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 1 Juli 2026 | 22:52 WIB
Viral dua pria dibungkus lakban diduga maling ternyata hanya konten TikTok.  (Instagram.com/@leet.media)
Viral dua pria dibungkus lakban diduga maling ternyata hanya konten TikTok. (Instagram.com/@leet.media)

TITIKTEMU.CO – Jagat media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan dua pria terbungkus lakban cokelat dari kepala hingga badan. Video tersebut memicu beragam spekulasi setelah disertai narasi yang menyebut keduanya merupakan terduga pelaku pencurian yang dihukum warga.

Unggahan itu ramai beredar melalui berbagai platform media sosial pada Rabu, 1 Juli 2026. Penampilan kedua pria yang seluruh tubuhnya terlilit lakban bahkan membuat banyak warganet menyebut mereka mirip karakter Teletubbies.

Narasi yang beredar pun menyebut keduanya adalah maling yang menjadi sasaran amukan warga. Namun, informasi tersebut belakangan dipastikan tidak benar.

Baca Juga: BSI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Pelecehan di Tempat Kerja, Siap Tindak Tegas Jika Ada Laporan Resmi

Pengunggah Tegaskan Bukan Pelaku Pencurian

Ferri Irawan, pemilik video yang viral melalui akun Instagram pribadinya @ferri_irawan02, memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar.

Ia menjelaskan bahwa video tersebut dibuat semata-mata sebagai bagian dari konten hiburan dan tantangan (challenge) saat melakukan siaran langsung di TikTok, bukan menggambarkan aksi penghakiman terhadap pelaku pencurian.

Menurut Ferri, narasi yang berkembang di media sosial telah melenceng jauh dari tujuan awal pembuatan video tersebut.

Ia juga menyayangkan banyak akun media sosial yang mengunggah ulang videonya dengan keterangan yang menyebut kedua pria tersebut sebagai terduga maling, sehingga memicu kesalahpahaman di kalangan masyarakat.

Baca Juga: 10 Tips Parenting Anak agar Tumbuh Cerdas, Mandiri, dan Percaya Diri, Orang Tua Wajib Tahu

Minta Warganet Hentikan Penyebaran Informasi Keliru

Ferri meminta masyarakat dan pengelola akun media sosial untuk menghentikan penyebaran video dengan narasi yang tidak sesuai fakta.

Ia menilai informasi yang keliru telah membuat banyak orang salah memahami isi video dan menimbulkan persepsi negatif terhadap dirinya maupun orang-orang yang tampil dalam konten tersebut.

Pentingnya Verifikasi Informasi di Media Sosial

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X