Vokalis RoBoKop Clareesya Dilaporkan ke Polisi Gegara Foto 'Gaya Takbir' di Sounds Project

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:06 WIB
Menyoroti kontroversi yang menjerat vokalis Band RoBoKop, Clareesya dalam festival musik Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. (Instagram.com/@clareesya)
Menyoroti kontroversi yang menjerat vokalis Band RoBoKop, Clareesya dalam festival musik Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. (Instagram.com/@clareesya)

TITIKTEMU.CO - Vokalis grup musik RoBoKop, Clareesya, tengah menjadi sorotan setelah dilaporkan ke polisi terkait unggahan foto yang dinilai menyerupai gerakan takbir dalam rangkaian festival musik Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.

Laporan tersebut muncul beberapa hari setelah festival musik yang sama juga menuai kontroversi akibat adanya tantangan hafalan Al-Qur'an yang disebut-sebut menawarkan minuman keras sebagai hadiah.

Dalam kasus sebelumnya, dua orang pembawa acara (MC) telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan promosi minuman keras yang dikaitkan dengan tantangan hafalan Al-Qur'an di festival Sounds Project pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Kini, Clareesya turut menjadi perhatian setelah unggahan pribadinya di media sosial dipersoalkan dan dilaporkan sebagai dugaan penghinaan terhadap agama.

Baca Juga: Viral CCTV Satpol PP Aceh Utara Diduga Ambil Rokok saat Razia, 2 Petugas Kini Diperiksa

Clareesya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Laporan terhadap Clareesya dibuat oleh Muhammad Dimas Saputra dan tercatat di Polda Metro Jaya pada 13 Agustus 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan tersebut ketika memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

"Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan polisi terkait dugaan tindak pidana terhadap agama yang dilaporkan oleh Muhammad Dimas Saputra," ujar Budi.

Meski demikian, laporan tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik. Polisi akan memeriksa lebih lanjut mengenai peristiwa dan materi unggahan yang dipersoalkan.

Diduga Berkaitan dengan Penghinaan Agama

Budi menjelaskan, laporan yang diterima kepolisian berkaitan dengan sebuah unggahan di media sosial yang diduga mengandung muatan penghinaan terhadap agama.

Baca Juga: SPPG Mojokerto Meledak dan Terbakar, 5 Orang Jadi Korban: 3 Alami Luka Bakar

"Laporan tersebut berkaitan dengan unggahan di media sosial yang diduga bermuatan penghinaan terhadap agama," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X