TITIKTEMU.CO-Satu ledakan mungkin bisa menghancurkan markas, tetapi belum tentu menyelesaikan semua pertanyaan. Begitulah kira-kira rasa yang ditinggalkan ending A Shop for Killers 2 setelah drama Korea ini resmi tamat pada 12 Agustus 2026.
Musim kedua kembali mempertemukan Jeong Jin Man (Lee Dong Wook) dan Jeong Ji An (Kim Hye Jun) dengan Babylon, organisasi yang sejak awal menjadi sumber masalah. Pertarungan mereka akhirnya menemukan titik terang, tetapi penutup ceritanya tidak sepenuhnya rapi.
Ada konflik yang berhasil dituntaskan dengan cukup memuaskan. Namun, beberapa keputusan cerita justru meninggalkan ruang kosong yang bisa membuat penonton bertanya-tanya. Spoiler alert untuk kamu yang belum menyaksikan episode terakhir.
Baca Juga: Pertalite Mulai Disaring Berdasarkan Desil, Masalahnya Bukan Cuma Soal Subsidi
Q Akhirnya Mengetahui Siapa Musuh Sebenarnya
Salah satu momen menarik datang dari Q (Hyunri). Awalnya, ia berada di pihak Babylon dan bertugas memburu Jeong Ji An.
Situasi berubah setelah Q mengetahui fakta tentang kematian J, adiknya. Ternyata, Jeong Jin Man bukan orang yang membunuh J. Bale-lah yang bertanggung jawab, sementara Jin Kusanagi selama ini menutupi kebenaran tersebut.
Merasa dimanfaatkan, Q akhirnya mengubah posisi. Ia berpura-pura menangkap Jeong Jin Man, padahal diam-diam membantu menyusun jebakan untuk Babylon.
Baca Juga: CPNS Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka 18 Agustus, Jangan Sampai Ketinggalan Tahapan Ini
Pengkhianatan Q menjadi salah satu kejutan yang cukup efektif karena perubahan sikapnya punya alasan yang jelas, bukan sekadar muncul demi kebutuhan plot.
Jin Kusanagi Kehilangan Semua Pegangan
Kalau ada karakter yang nasibnya benar-benar berbalik pada bagian akhir, Jin Kusanagi mungkin jawabannya.
Ia sebelumnya terlihat begitu yakin bisa menghancurkan Jeong Jin Man dan Jeong Ji An. Namun, satu per satu dukungannya menghilang.
Baca Juga: 5 Drama Korea Netflix yang Lagi Meledak di Juli 2026, Nomor 3 Bikin Penonton Susah Move On!
Q berbalik arah, Ahn Seong Beom menolak bekerja sama, bahkan K dan orang-orang di markasnya ikut meninggalkannya. Pada akhirnya, Jin Kusanagi harus menghadapi serangan hampir seorang diri.
Ironisnya, semakin keras ia mencoba mengendalikan keadaan, semakin banyak orang yang justru lepas dari genggamannya.
Artikel Terkait
Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG di Berastagi, Pernyataan ‘Berita Baik’ Bupati Karo Jadi Sorotan
Viral Pria Diam-diam Rekam Penumpang Wanita di Stasiun Sudirman, Petugas Temukan 2 Video di HP Pelaku
SPPG Mojokerto Meledak dan Terbakar, 5 Orang Jadi Korban: 3 Alami Luka Bakar
Viral CCTV Satpol PP Aceh Utara Diduga Ambil Rokok saat Razia, 2 Petugas Kini Diperiksa
Vokalis RoBoKop Clareesya Dilaporkan ke Polisi Gegara Foto 'Gaya Takbir' di Sounds Project
CPNS Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka 18 Agustus, Jangan Sampai Ketinggalan Tahapan Ini
Pertalite Mulai Disaring Berdasarkan Desil, Masalahnya Bukan Cuma Soal Subsidi