“Takut atau Tak Mampu?” Mahfud MD Bongkar Alasan Reformasi Polri Tak Kunjung Bergerak

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 17 Juni 2026 | 12:16 WIB
Ilustrasi Mahfud MD menilai reformasi Polri mandek (YouTube @studio_music_rock)
Ilustrasi Mahfud MD menilai reformasi Polri mandek (YouTube @studio_music_rock)

TITIKTEMU.CO-Ada kalanya sebuah perubahan gagal bukan karena idenya buruk, melainkan karena tidak pernah benar-benar dijalankan.

Kesan itulah yang ditangkap Mahfud MD ketika berbicara soal reformasi Polri yang hingga kini dinilainya belum menunjukkan arah yang jelas.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu mengaku sejak awal tidak terlalu optimistis pemerintah memiliki kesungguhan untuk melakukan pembenahan mendasar di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.

Bahkan, menurutnya, ada tanda-tanda bahwa pemerintah justru enggan melangkah lebih jauh karena merasa khawatir menghadapi konsekuensi dari perubahan tersebut.

Baca Juga: Libur Sekolah 2026 Dimulai, Tapi Kemenhub Justru Temukan Masalah di Sejumlah Kapal Penumpang

Pernyataan itu muncul setelah revisi Undang-Undang Polri resmi disahkan. Bagi Mahfud, proses yang terjadi selama beberapa bulan terakhir justru memperkuat keraguannya terhadap komitmen reformasi yang selama ini sering digaungkan.

Ia menceritakan bagaimana dirinya sempat menerima ajakan untuk bergabung dalam tim yang bertugas menyusun rekomendasi reformasi Polri.

Saat itu, Mahfud mengaku menerima tugas tersebut bukan karena ambisi politik, melainkan untuk membuktikan bahwa kritik yang selama ini ia lontarkan tidak berhenti pada komentar kosong.

Menurutnya, kesempatan itu menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa berbagai persoalan institusional dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan solusi bersama.

Baca Juga: Info Terkini Jadwal Kapal Pelni Labuan Bajo-Makassar dan Harga Tiket Juni 2026

Namun perjalanan tim tersebut tidak berjalan mulus.

Mahfud mengisahkan bahwa sejak awal proses pembentukan tim berlangsung lambat.

Setelah beberapa kali muncul desakan publik, barulah tim reformasi akhirnya dibentuk dan mulai bekerja menyusun berbagai rekomendasi.

Tim kemudian menghasilkan dokumen yang sangat besar, berisi ribuan halaman kajian, usulan, dan strategi perbaikan kelembagaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: YouTube @mahfud_md_official

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X