Libur Sekolah 2026 Dimulai, Tapi Kemenhub Justru Temukan Masalah di Sejumlah Kapal Penumpang

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 16 Juni 2026 | 22:38 WIB
Ilustrasi Kemenhub perketat pengawasan kapal penumpang jelang libur sekolah 2026. (Pinterest @behance)
Ilustrasi Kemenhub perketat pengawasan kapal penumpang jelang libur sekolah 2026. (Pinterest @behance)

TITIKTEMU.CO-Ketika ribuan keluarga mulai menyusun rencana liburan sekolah, ada satu pekerjaan penting yang berlangsung jauh dari hiruk-pikuk tempat wisata.

Di Pelabuhan Merak, petugas justru sibuk memeriksa kapal satu per satu untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman.

Libur sekolah memang identik dengan lonjakan mobilitas. Bandara menjadi lebih padat, jalan tol dipenuhi kendaraan pribadi, dan pelabuhan dipadati penumpang yang hendak menyeberang antarpulau. Karena itulah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memilih tidak menunggu masalah terjadi sebelum bertindak.

Baca Juga: Pensiun Polisi Diperpanjang hingga 60 Tahun, Siapa yang Diuntungkan dan Apa Risikonya?

Menjelang masa libur sekolah 2026, Kemenhub memperkuat pengawasan terhadap armada kapal penumpang yang beroperasi di lintasan strategis Merak–Bakauheni.

Langkah ini dilakukan melalui uji petik kelaiklautan kapal, sebuah proses pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kapal benar-benar siap melayani masyarakat.

Bagi banyak penumpang, kapal yang bersandar di dermaga mungkin terlihat baik-baik saja dari luar. Namun di balik itu, ada banyak aspek teknis yang harus memenuhi standar keselamatan sebelum kapal diizinkan berlayar.

Baca Juga: 1 Muharam 2026 Jatuh Kapan? Catat Tanggal Merah Tahun Baru Islam dan Makna Hijrah yang Sering Terlupakan

Tim pemeriksa yang terdiri dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan serta Marine Inspector dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten melakukan inspeksi terhadap lima kapal Ro-Ro yang melayani jalur Merak–Bakauheni

Kapal yang diperiksa meliputi KMP Shanaya, KMP Wira Berlian, KMP Caitlyn 7, KMP Royce I, dan KMP Legundi. Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik kapal, tetapi juga mencakup dokumen operasional, kompetensi awak kapal, sistem keselamatan, hingga perangkat komunikasi dan navigasi.

Sederhananya, tim ingin memastikan seluruh unsur penting bekerja sebagaimana mestinya sebelum kapal membawa ribuan penumpang selama musim liburan.

Baca Juga: Kesempatan Emas! PELNI Services Buka Lowongan Sekuriti 2026, Pemilik Sertifikat Gada Pratama Wajib Cek

Ada satu prinsip yang menjadi dasar pemeriksaan tersebut: keselamatan tidak boleh ditawar.

Dalam proses inspeksi, petugas memeriksa validitas sertifikat kapal, perlengkapan keselamatan seperti pelampung dan alat evakuasi, kondisi mesin utama, konstruksi kapal, hingga implementasi sistem manajemen keselamatan yang diwajibkan oleh regulasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Kemenhub

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X