1 Muharam 2026 Jatuh Kapan? Catat Tanggal Merah Tahun Baru Islam dan Makna Hijrah yang Sering Terlupakan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 15 Juni 2026 | 11:02 WIB
Ilustrasi 1 Muharam 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026. (Desain AI)
Ilustrasi 1 Muharam 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026. (Desain AI)

TITIKTEMU.CO-Pergantian tahun dalam kalender Masehi sering dirayakan dengan pesta kembang api dan berbagai perayaan meriah.

Namun bagi umat Islam, ada momentum lain yang tak kalah penting, yakni datangnya Tahun Baru Hijriah. Momen ini bukan hanya pergantian angka dalam penanggalan Islam, melainkan juga menjadi waktu untuk merenung, memperbaiki diri, dan memulai lembaran baru kehidupan.

Lantas, kapan tepatnya 1 Muharam 1448 Hijriah atau Tahun Baru Islam 2026 diperingati di Indonesia?

Baca Juga: Dunia Menahan Napas: AS dan Iran Sepakat Berdamai, Selat Hormuz Dibuka dan Konflik Timur Tengah Diklaim Berakhir

Berdasarkan kalender Hijriah resmi yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Muharam 1448 H jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026.

Tanggal tersebut sekaligus menandai dimulainya tahun baru dalam kalender Islam yang digunakan oleh umat Muslim di berbagai negara.

Meski demikian, ada satu hal yang sering terlupakan oleh sebagian masyarakat.

Baca Juga: Tragedi di Ujung Tali: Gadis 21 Tahun Tewas Saat Bungee Jumping Setelah Diduga Lalai Prosedur Keselamatan

Berbeda dengan kalender Masehi yang berganti hari tepat pada tengah malam, sistem penanggalan Hijriah dimulai sejak matahari terbenam.

Artinya, suasana Tahun Baru Islam sebenarnya sudah dimulai sejak Senin petang, 15 Juni 2026, ketika waktu Magrib tiba.

Karena itu, banyak umat Islam yang mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan religius seperti doa bersama, pengajian, dzikir, hingga muhasabah atau evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir.

Baca Juga: Kesempatan Emas! PELNI Services Buka Lowongan Sekuriti 2026, Pemilik Sertifikat Gada Pratama Wajib Cek

Di Indonesia sendiri, peringatan Tahun Baru Islam telah menjadi tradisi yang hidup di tengah masyarakat.

Berbagai daerah memiliki cara unik untuk menyambut datangnya 1 Muharam. Ada yang menggelar pawai obor, tabligh akbar, santunan anak yatim, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat luas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X