42 Persen Pemudik Masih Tertahan, Arus Balik Gelombang Kedua Diprediksi Meledak Akhir Pekan Ini

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 31 Maret 2026 | 18:55 WIB
Foto ilustrasi arus balik gelombang kedua diprediksi padat akhir pekan ini. (Pinterest @burhan_rizqillah)
Foto ilustrasi arus balik gelombang kedua diprediksi padat akhir pekan ini. (Pinterest @burhan_rizqillah)

Kepadatan tidak hanya diperkirakan terjadi di jalan tol, tetapi juga di terminal bus, terutama Terminal Kampung Rambutan yang diprediksi kembali ramai pada gelombang arus balik kedua.

Seiring mendekatnya hari masuk kerja dan sekolah, jumlah penumpang yang tiba di Jakarta diperkirakan bisa mencapai lima ribu hingga enam ribu orang dalam sehari.

Angka ini memperlihatkan bahwa moda transportasi darat tetap menjadi pilihan utama bagi banyak pemudik yang kembali dari berbagai kota di Jawa maupun Sumatera.

Menariknya, pola arus balik tahun ini dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena jumlah penumpang tetap tinggi dalam beberapa hari berturut-turut dan tidak langsung turun drastis setelah puncak pertama.

Artinya, sistem transportasi harus bekerja lebih panjang dan lebih adaptif untuk menghadapi pola perjalanan yang semakin dinamis.

Baca Juga: Prabowo Ngaku Salah! Sering Telepon Menteri Tengah Malam, Kini Minta Maaf

 Polisi Tetap Siaga Meski Operasi Resmi Berakhir

Walau Operasi Ketupat telah selesai, kehadiran aparat di lapangan tetap menjadi kunci untuk menjaga kelancaran dan keamanan selama fase arus balik kedua.

Kepolisian masih menjalankan kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan fokus pada lima klaster utama, yaitu jalan arteri, jalan tol, simpul transportasi, tempat ibadah, dan kawasan wisata.

Langkah ini penting karena pergerakan masyarakat pasca-Lebaran tidak hanya terjadi di jalur mudik, tetapi juga menyebar ke berbagai titik kegiatan lain yang bisa memicu kepadatan baru.

Karena itu, pengguna jalan diminta terus memantau informasi terbaru terkait rekayasa lalu lintas agar perjalanan kembali ke Jakarta bisa dilakukan dengan lebih aman dan terencana.

Gelombang kedua arus balik ini menjadi pengingat bahwa mobilitas pasca-libur panjang tidak bisa dianggap selesai hanya karena puncak pertama telah lewat.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Korlantas Polri

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X