Viral Sopir Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Panik Tak Punya SIM hingga Jadi Tersangka

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 27 Februari 2026 | 21:30 WIB
Menyoroti pengakuan pengemudi asal Surabaya yang sempat viral karena ugal-ugalan di jalanan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.  (Instagram.com/@ussfeeds)
Menyoroti pengakuan pengemudi asal Surabaya yang sempat viral karena ugal-ugalan di jalanan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@ussfeeds)

Ketakutan akan ditilang polisi membuatnya gelap mata. Alih-alih berhenti atau mencari jalan keluar yang aman, ia justru melawan arus dan memacu kendaraan secara agresif.
“Tadinya takut ditilang,” tambahnya singkat.

Baca Juga: Raih Dua Keutamaan Sekaligus: Tips Memaksimalkan Ibadah di Jumat Ramadhan

Tak Kenal Medan Jakarta

Selain panik, HM juga mengaku tidak familiar dengan kondisi jalan di Jakarta Pusat. Ia diketahui melakukan perjalanan jauh dari Surabaya menuju Karawang, lalu berniat melanjutkan perjalanan ke Ancol bersama kekasihnya.

Sebelum insiden terjadi, keduanya sempat membeli dimsum. Namun setelah kembali ke jalan, situasi berubah kacau. Karena sudah terlanjur melawan arah, HM merasa tidak bisa menghentikan kendaraan dengan aman.

“Karena sudah lawan arah, sudah enggak bisa berhenti. Panik banget,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut justru memicu kritik publik. Banyak yang menilai kepanikan tidak bisa dijadikan alasan untuk membahayakan nyawa orang lain.

Jadi Pelajaran Penting Keselamatan Berkendara

Kasus sopir ugal-ugalan di Gunung Sahari ini menjadi pengingat penting tentang tanggung jawab di jalan raya.

Mengemudi tanpa SIM bukan hanya pelanggaran administratif, tetapi juga menunjukkan kurangnya kesiapan dan kompetensi berkendara.

Hingga kini, polisi masih mendalami detail kejadian serta kemungkinan pelanggaran lain yang dilakukan tersangka. Sementara itu, peristiwa ini menjadi refleksi bahwa kepanikan di jalan bisa berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan banyak orang.

Tertib administrasi dan disiplin berlalu lintas bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk perlindungan terhadap diri sendiri dan sesama pengguna jalan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Instagram @ussfeeds

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X