Polemik Dana MBG 2026: BGN vs PDIP soal Anggaran Pendidikan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 26 Februari 2026 | 15:15 WIB
BGN Klarifikasi Polemik Dana MBG 2026, Disebut Ambil Anggaran Pendidikan (Instagram @infomalangan)
BGN Klarifikasi Polemik Dana MBG 2026, Disebut Ambil Anggaran Pendidikan (Instagram @infomalangan)

TITIKTEMU.CO - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perdebatan mencuat soal sumber pendanaannya. PDI Perjuangan (PDIP) menyebut anggaran MBG 2026 berasal dari porsi anggaran pendidikan dalam APBN.

Sementara pemerintah menegaskan tidak ada pemotongan dana pendidikan untuk program tersebut.

Lalu, mana yang benar?

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, memastikan bahwa program MBG berjalan sesuai rencana dan tidak mengambil dana pendidikan.

Ia menyebut penjelasan teknis sudah disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.
“Tidak ada dana yang diambil dari anggaran pendidikan,” tegas Nanik saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).

Namun, untuk detail alokasi anggaran, Nanik meminta publik menanyakan langsung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, mengingat pengelolaan pos anggaran berada di bawah kewenangannya.

Baca Juga: Jangan Kehabisan Kuota! Mudik Gratis BTN 2026 Siap Dibuka—3.500 Kursi, Rute Panjang, Berangkat Serentak

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga menegaskan bahwa kehadiran MBG tidak memangkas anggaran pendidikan. Bahkan, ia menyatakan anggaran pendidikan pada 2026 justru meningkat.

Dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan MBG di Jawa Timur, Mu’ti memaparkan bahwa pada 2025, Kemendikdasmen mendapat alokasi Rp 16,9 triliun untuk revitalisasi 16.176 satuan pendidikan.

Dari jumlah tersebut, 93 persen proyek pembangunan telah rampung 100 persen.
Selain revitalisasi fisik, program digitalisasi pendidikan juga terus berjalan.

Sebanyak 288.860 satuan pendidikan telah menerima bantuan Interaktif Flat Panel (IFP), perangkat teknologi pembelajaran yang terintegrasi dengan sistem manajemen belajar digital.

Untuk 2026, anggaran revitalisasi kembali dialokasikan lebih dari Rp 14 triliun dalam APBN, menyasar lebih dari 11.000 satuan pendidikan.

Bahkan Presiden Prabowo Subianto disebut akan menambah anggaran revitalisasi untuk 60.000 sekolah lagi. Jika terealisasi, total revitalisasi bisa menyentuh lebih dari 71.000 satuan pendidikan.

Di sisi lain, PDIP membuka data resmi APBN 2026 yang menurut mereka menunjukkan bahwa dana MBG masuk dalam komponen anggaran pendidikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X