Massa Geruduk Mapolda DIY, Ring Road Utara Ditutup Sementara Usai Aksi Protes Mahasiswa

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 25 Februari 2026 | 09:05 WIB
Kronologi dan jalannya aksi massa di depan Polda DIY.  (Instagram/poldajogja)
Kronologi dan jalannya aksi massa di depan Polda DIY. (Instagram/poldajogja)

TITIKTEMU.CO - Sejumlah massa mendatangi Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (Mapolda DIY) pada Selasa malam, 24 Februari 2026. Aksi tersebut sempat berdampak pada penutupan ruas Ring Road Utara mulai pukul 18.00 WIB hingga sekitar 20.30 WIB.

Kedatangan kelompok mahasiswa itu merupakan bentuk protes terhadap institusi Polri menyusul kasus meninggalnya seorang pelajar di Tual, Maluku, pada 19 Februari 2026 yang diduga terkait tindakan oknum anggota Brimob.

Salat Gaib dan Tuntutan Reformasi

Dalam rangkaian aksi, mahasiswa menggelar salat gaib sebagai bentuk solidaritas. Salah satu peserta aksi menyampaikan harapan agar kepolisian melakukan pembenahan internal.

Baca Juga: Tasya Kamila Klarifikasi Kontribusi sebagai Alumni LPDP, Unggah ‘Laporan’ di Tengah Polemik Awardee

Melalui unggahan akun @humasjogja pada Rabu, 25 Februari 2026, disebutkan bahwa aksi tersebut bertujuan mendorong reformasi di tubuh kepolisian.

Aksi Berujung Ricuh, Terjadi Vandalisme

Awalnya, aksi berlangsung damai. Namun situasi berubah ketika sejumlah peserta mulai melakukan vandalisme dengan mencoret dinding Mapolda DIY.

Tak hanya itu, beberapa massa juga dilaporkan merusak pagar sisi timur, melempar benda ke arah area kantor, serta merusak traffic cone di sekitar lokasi. Setelah pagar berhasil dijebol, massa menyampaikan aspirasi mereka di hadapan aparat yang berjaga, termasuk perwakilan Dirintelkam Polda DIY.

Tiga Mahasiswa Diamankan dan Diserahkan ke Kampus

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan bahwa pihaknya menyayangkan terjadinya perusakan dalam aksi tersebut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa situasi secara umum dapat dikendalikan berkat kerja sama petugas dan masyarakat.

Baca Juga: Viral Pernyataan Awardee LPDP ‘Cukup Aku WNI, Anakku Jangan’, Helmy Yahya Tegaskan Beasiswa Adalah Amanah Uang Rakyat

Dalam pengamanan itu, polisi sempat mengamankan tiga mahasiswa yang diduga terlibat. Namun, ketiganya telah dipulangkan dan diserahkan kepada pihak rektorat kampus pada sekitar pukul 22.30 WIB setelah dilakukan koordinasi.

Polisi Bantah Tembakkan Gas Air Mata

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X