Namun, jika hilal tidak terlihat, maka Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari dan Idul Fitri jatuh pada 21 Maret 2026.
Artinya, meski awal puasa berbeda, ada peluang besar Lebaran secara bersamaan. Dalam beberapa kasus, umat Islam di Indonesia merayakan Lebaran bersamaan meski memulai puasa pada hari yang berbeda.
Hal ini bisa terjadi karena durasi puasa bisa berbeda, yakni 29 atau 30 hari, tergantung hasil rukyat hilal menjelang akhir Ramadhan.
Jika kondisi astronomi mendukung, pemerintah dan Muhammadiyah bisa menetapkan tanggal Idul Fitri yang sama.
Mengacu pada kalender nasional, pemerintah juga telah mencantumkan libur Idul Fitri pada 21–22 Maret 2026. Namun, tanggal tersebut masih bersifat tentatif dan dapat berubah sesuai hasil sidang isbat.
Para ulama dan tokoh agama juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menghormati perbedaan yang ada.***
Artikel Terkait
Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Berbeda, MUI: Jangan Ada Perpecahan!
Quote Ramadhan Kareem 2026, Inspiratif, Menyejukkan, Cocok untuk Status Media Sosial
Sambut Ramadan 2026, Ini 3 Doa Menjelang Puasa Lengkap dengan Jadwal Awal Ramadan
Awal Puasa 2026: Pemerintah dan PBNU 19 Februari, Muhammadiyah 18 Februari, Perbedaan Bukan Masalah