TITIKTEMU.CO - Rencana pemerintah untuk menerapkan bea keluar ekspor batu bara yang sempat ditargetkan mulai Januari 2026 ternyata belum benar-benar “ketok palu”.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa skema kebijakan tersebut masih dalam tahap penggodokan dan penyelesaian regulasi.
Namun yang bikin perhatian publik tersedot bukan hanya soal aturan yang belum rampung, melainkan respons Purbaya yang terdengar tegas saat menanggapi keberatan dari kalangan pelaku usaha.
Saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026), Purbaya menegaskan pemerintah tidak wajib menuruti semua keinginan pengusaha, terutama terkait rencana pungutan tersebut.
Baca Juga: Omzet Triliunan Diselipkan ke Rekening Karyawan: PPATK Temukan Pola Baru di Kasus Pajak Tekstil
Pemerintah Masih Menyusun Aturan Bea Keluar Batu Bara
Purbaya menyebut, kebijakan bea keluar batu bara saat ini masih dalam proses penyusunan dari sisi hukum dan perundang-undangan.
Meski kajian tarif sudah dilakukan, aturan resminya belum final.
Ia menjelaskan bahwa tarif yang sedang dipertimbangkan berada di beberapa level, mulai dari kisaran 5% hingga 8%, tergantung skema yang nantinya diputuskan.
Dengan kata lain, arah kebijakannya sudah ada, tapi payung hukumnya masih dirapikan agar bisa diterapkan secara sah dan jelas.
Baca Juga: Dari Kampus Itera ke Panggung Dunia: Natasya Buktikan Riset Bisa Jadi Suara yang Didengar Global
Purbaya Ingin Berlaku Surut: “Januari Bayar”
Menariknya, Purbaya juga menyampaikan keinginannya agar bea keluar tersebut tetap bisa diberlakukan secara surut per Januari 2026, meskipun peraturannya masih dalam proses.
Ia menilai, jika kebijakan itu jadi diterapkan, maka pembayaran pungutan bisa dimulai sejak awal tahun.
Artikel Terkait
Emas Ngegas Lagi! Harga Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Naik
Uang Negara Bocor Diam-Diam: BPK Ungkap Kerugian Raksasa di Kasus Tata Kelola Minyak Pertamina
Dari Tuduhan Es Spons ke Tiket Umrah: Rezeki Sudrajat Datang Setelah Viral dan Sabar
Resep Es Gabus 2026: Dari Viral Es Spons ke Jajanan Jadul yang Bisa Jadi Ladang Cuan
Dari Kampus Itera ke Panggung Dunia: Natasya Buktikan Riset Bisa Jadi Suara yang Didengar Global
Anti Gagal! Begini Cara Memenangkan War Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Agar Kebagian Kursi
Omzet Triliunan Diselipkan ke Rekening Karyawan: PPATK Temukan Pola Baru di Kasus Pajak Tekstil
Can This Love Be Translated? Tembus 118 Juta Jam Ditonton, Dunia Ikut Baper Bareng
Gundam Akhirnya Turun ke Dunia Nyata: Film Live Action Resmi Mendarat di Netflix!
Tak Perlu Travel, Ini Panduan Umrah Mandiri, Lengkap dengan Rincian Biaya