Target Ambisius, Jurus Berani Purbaya: Rokok Ilegal Bakal Dilegalkan?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:45 WIB
Ketika Target Negara Tak Sejalan dengan Realita Menkeu Purbaya usulkan ini (Instagram @menkeuri)
Ketika Target Negara Tak Sejalan dengan Realita Menkeu Purbaya usulkan ini (Instagram @menkeuri)

TITIKTEMU.CO - Penerimaan cukai yang tak kunjung memenuhi target membuat pemerintah harus berpikir di luar pola lama.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kini melontarkan wacana yang tak biasa: membuka pintu legal bagi rokok ilegal lewat penambahan satu lapisan baru cukai.

Gagasan ini sontak memantik perdebatan.

Di satu sisi dianggap langkah pragmatis untuk menyelamatkan penerimaan negara, di sisi lain dinilai sebagai kemunduran serius dalam agenda pengendalian tembakau.

Baca Juga: Bukan CPNS, Tapi Kerja di Kementerian: Dewan SDA Nasional Buka 4 Posisi hingga 26 Januari

Jalan Tengah di Tengah Rokok Murah dan Down Trading

Purbaya melihat realitas di lapangan tak bisa diabaikan.

Konsumen rokok kini banyak beralih ke produk lebih murah, bahkan tanpa pita cukai, akibat tekanan daya beli.

Fenomena ini membuat rokok ilegal kian masif dan negara kehilangan potensi penerimaan.

Melalui layer cukai baru, pemerintah berharap produsen rokok ilegal mau “naik kelas” dan masuk ke jalur resmi, sehingga tetap menyumbang cukai dan pajak.

“Kami sedang diskusikan satu layer baru agar rokok ilegal bisa masuk sistem legal dan ikut bayar pajak,” ujar Purbaya di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga: Purbaya Nyalakan Alarm Keras: Pegawai Pajak dan Bea Cukai Siap Dikocok Ulang Besar-Besaran

Rokok Ilegal Selama Ini Tak Setor Apa Pun

Sebagai catatan, rokok ilegal selama ini beredar tanpa pita cukai, artinya tidak menyetor satu rupiah pun ke kas negara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X