TITIKTEMU.CO - Kepergian selebgram sekaligus influencer Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, serta orang-orang terdekatnya. Duka tersebut terasa kuat di rumah duka kawasan Jakarta Pusat, tempat jenazah Lula disemayamkan pada Sabtu, 24 Januari 2026, sebelum prosesi pemakaman berlangsung.
Suasana penuh haru menyelimuti rumah duka dengan kehadiran keluarga dan sahabat dekat yang datang memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa sosok Lula Lahfah dikenal sebagai pribadi yang hangat dan dicintai banyak orang.
Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada hari yang sama, terlihat Reza Arap, kekasih Lula Lahfah, berada dalam pelukan Fadil Jaidi. Reza tampak tak kuasa menahan air mata saat Fadil berusaha menguatkan dan menenangkan dirinya.
Baca Juga: Duka Mendalam Kepergian Lula Lahfah, Reza Arap Hadiri Rumah Duka dan Pecah Tangis Bertemu Ibunda
“Reza Arap menangis atas kepergian Lula Lahfah, Fadil Jaidi memeluk untuk memberi kekuatan,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Kisah cinta Reza Arap dan Lula Lahfah sendiri sempat menjadi sorotan publik. Keduanya secara terbuka mengonfirmasi hubungan asmara mereka pada November 2025, sehingga kepergian Lula menjadi pukulan emosional yang mendalam bagi Reza.
Awal Kedekatan Reza Arap dan Lula Lahfah
Dalam kesempatan terpisah, Reza Arap pernah menceritakan awal kedekatannya dengan Lula Lahfah. Ia mengungkapkan bahwa hubungan mereka bermula dari proses membangun chemistry untuk sebuah proyek film.
“Saat itu memang lagi bangun chemistry,” ujar Reza kepada awak media di kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat, pada 4 Agustus 2025.
Reza menjelaskan bahwa dirinya dan Lula sebenarnya telah lama saling mengenal. Namun, komunikasi mereka baru kembali terjalin setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Dari pertemuan kembali itulah, Reza mengajak Lula untuk terlibat dalam proyek film yang tengah ia kerjakan.
“Teman lama, tapi baru reconnect lagi. Terus banyak ngobrol karena memang sudah lama nggak ketemu,” jelas Reza.
Ia pun mengaku berterima kasih kepada Lula yang lebih dulu membuka diri dan membangun kembali komunikasi di antara mereka.
“Dia orangnya baik banget. Dia yang open duluan, dan aku sangat berterima kasih karena itu,” ungkap Reza.
Artikel Terkait
SBY Ungkap Kekhawatiran Perang Dunia III, Soroti Gejolak Geopolitik Global yang Kian Memanas
Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Kia Indonesia Siapkan Strategi Elektrifikasi Jangka Panjang
Gaji Guru Honorer Disorot Publik, Ferry Irwandi Ungkap Akar Masalah dan Landasan Hukumnya
ASN Banda Aceh dan Aceh Besar Kocar-kacir Saat Dirazia Satpol PP, Nongkrong di Warkop Ketika Jam Kerja
Kisah Haru Penyintas Banjir Aceh: Baru Beli Kulkas untuk Selamatkan Anak Kucing, Rumah Justru Tertimbun Lumpur