1. Swiss: Negeri Netral dengan Ribuan Bunker
Swiss dikenal menjaga netralitasnya selama ratusan tahun dan tidak terlibat perang sejak 1815.
Perlindungan alami Pegunungan Alpen serta ribuan bunker nuklir menjadikannya salah satu negara paling siap menghadapi krisis ekstrem.
2. Selandia Baru: Terpencil, Damai, dan Mandiri
Letaknya yang jauh di Pasifik Selatan membuat Selandia Baru relatif terisolasi dari pusat konflik dunia.
Negara ini juga menempati peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global dan memiliki bentang alam yang mendukung pertahanan alami.
Baca Juga: Jejak Arsitektur Kekuasaan: Warisan Bangunan Era Ridwan Kamil Kini Dipertanyakan
3. Islandia: Pulau Tenang di Atlantik Utara
Sebagai negara pulau yang minim kepentingan strategis global, Islandia jarang terseret konflik besar.
Meski tetap terdampak secara tidak langsung, posisinya membuat risiko serangan langsung relatif kecil.
4. Indonesia: Politik Bebas Aktif yang Konsisten
Indonesia sejak lama menganut prinsip politik luar negeri bebas dan aktif.
Sebagai negara kepulauan besar yang tidak berpihak pada blok kekuatan tertentu, Indonesia cenderung menjaga jarak dari konflik global dan mengedepankan peran perdamaian.
5. Bhutan: Negara Kecil dengan Filosofi Damai
Berada di kawasan Himalaya, Bhutan fokus pada kebijakan Kebahagiaan Nasional Bruto.
Artikel Terkait
Skor Kredit Jelek Bukan Akhir Segalanya: Cara Bersih-bersih Nama di SLIK OJK
Jejak Arsitektur Kekuasaan: Warisan Bangunan Era Ridwan Kamil Kini Dipertanyakan
Jadwal Puasa Bulan Syaban 2026: Tanggal, Niat, hingga Amalan
Panduan Lengkap KUR 2026: 7 Jenis Kredit Usaha, Plafon, dan Bank Penyalurnya
Bunga KUR 2026 Terbaru: Cara Menghitung Cicilan dan Simulasi Angsuran
Syarat KUR BRI Tanpa Jaminan 2026, Proses Mudah Anti Drama, Bunga Hanya 6 Persen
Panduan Lengkap Daftar KIP Kuliah 2026 untuk SNBP dan SNBT, Dijamin Lolos!
Dari Raja OTT ke Pengawal Jamaah: Langkah Tegas Harun Al Rasyid di Kemenhaj
MK Kabulkan Gugatan Iwakum, Tegaskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana atas Karya Jurnalistik
BSU Ketenagakerjaan Januari 2026 Masih Jadi Tanda Tanya, Ini Penjelasan Resmi Kemnaker