OTT Sehari, KPK Tangkap 25 Orang, dari Jaksa, Pengacara, hingga Bupati

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Jumat, 19 Desember 2025 | 12:52 WIB
OTT Sehari, KPK Tangkap 25 Orang, dari Jaksa hingga Bupati. (ANTARAFOTO)
OTT Sehari, KPK Tangkap 25 Orang, dari Jaksa hingga Bupati. (ANTARAFOTO)

Penangkapan kepala daerah ini kembali menambah daftar panjang pejabat public, khususnya kepala daerah, yang terjerat operasi senyap KPK sepanjang 2025.

Meski belum membeberkan secara rinci dugaan perkara yang menjerat para pihak, KPK memastikan seluruh orang yang diamankan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih, Jakarta.

Baca Juga: KPK OTT Pejabat Pemprov Riau, Amankan 10 Orang dalam Dugaan Korupsi di Dinas PUPR

OTT di Kalimantan Selatan

Menjelang pukul 23.00 WIB, KPK kembali mengumumkan OTT ketiga pada hari yang sama. Kali ini, enam orang diamankan dari Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Hingga malam itu, informasi terkait konstruksi perkara masih terbatas. KPK menyampaikan bahwa pemeriksaan awal dilakukan dengan meminjam fasilitas Polres Hulu Sungai Utara.

Namun, detail mengenai identitas para pihak dan dugaan tindak pidana korupsi masih menunggu keterangan resmi lanjutan.

Baca Juga: Kasus Korupsi KUR BTN BSD: Tiga Eks Pejabat Didakwa Rugikan Negara Rp13,97 Miliar 

Total 11 OTT Sepanjang 2025

Dengan tiga OTT dalam satu hari tersebut, KPK mencatat telah melakukan total 11 operasi tangkap tangan sepanjang tahun 2025.

OTT pertama tahun ini dilakukan pada Maret 2025 di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, dengan menjaring anggota DPRD serta pejabat Dinas PUPR setempat.

Selanjutnya, pada Juni 2025, KPK menggelar OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara.

Pada Agustus 2025, KPK melakukan serangkaian OTT di Jakarta, Kendari, dan Makassar yang berkaitan dengan dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit di Kolaka Timur.

Masih di bulan yang sama, OTT juga dilakukan di Jakarta terkait kerja sama pengelolaan kawasan hutan.

Operasi lainnya menyasar dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemennaker, pemerasan di Pemerintah Provinsi Riau, hingga dugaan suap dan gratifikasi Bupati Ponorogo dan Bupati Lampung Tengah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X