IFG Raih Pengakuan INSTAR 2025 atas Komitmen Tata Kelola dan Keberlanjutan Bisnis

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 16 Desember 2025 | 21:43 WIB
Head of Corporate Communication IFG, I Gede Suhendra Kertanugraha (tengah), saat menerima penghargaan dan pengakuan dari Indeks Integritas Bisnis Lestari (Instar) atas praktik keberlanjutan IFG.
Head of Corporate Communication IFG, I Gede Suhendra Kertanugraha (tengah), saat menerima penghargaan dan pengakuan dari Indeks Integritas Bisnis Lestari (Instar) atas praktik keberlanjutan IFG.

TITIKTEMU.CO – Indonesia Financial Group (IFG) mendapatkan apresiasi dari Tempo Data Science bersama Transparency International Indonesia (TII) dan Institute for Strategic Initiatives (INSIST) atas konsistensinya dalam menerapkan praktik keberlanjutan di lingkungan bisnis.

Pengakuan tersebut diberikan melalui Indeks Integritas Bisnis Lestari (INSTAR), sebuah indeks independen yang mengukur komitmen serta implementasi keberlanjutan perusahaan di Indonesia, terutama pada aspek integritas bisnis, sosial dan hak asasi manusia (HAM), serta perlindungan lingkungan.

INSTAR dirancang sebagai instrumen untuk mendorong penerapan standar tata kelola perusahaan yang transparan, beretika, dan berkelanjutan. Proses penilaian awal dilakukan melalui riset dokumen (desk research) terhadap tiga pilar utama, yakni bisnis berintegritas, sosial dan HAM, serta lingkungan hidup, dengan mengacu pada laporan dan kebijakan resmi perusahaan.

Baca Juga: Haru Warga Bener Meriah Akhirnya Menikmati Listrik Usai 3 Pekan Gelap Pascabanjir Bandang

Pada tahap awal, sebanyak 900 perusahaan masuk dalam proses penilaian, terdiri dari 884 emiten di Bursa Efek Indonesia serta 16 BUMN non-emiten yang telah mempublikasikan laporan tahunan, laporan keberlanjutan, pedoman etika, kode perilaku, dan dokumen tata kelola lainnya. Dari hasil seleksi tersebut, IFG dinyatakan memenuhi ambang batas penilaian untuk sektor jasa keuangan.

Penilaian Didukung Pakar Lintas Disiplin

Untuk menjaga akurasi dan kredibilitas hasil penilaian, penyusunan INSTAR 2025 melibatkan para pakar dari berbagai bidang, mulai dari tata kelola, anti-korupsi, lingkungan, hingga HAM. Sejumlah nama yang terlibat antara lain Sonny Mumbunan (Climate Policy Lab UIII), Erry Riyana Hardjapamekas (Ketua Koalisi Anti Korupsi), Natalia Soebagjo (International Council Member Transparency International), serta Jeffrey S. Siregar (Executive Director KNKG).

Baca Juga: Harga BBM Pertamina Terbaru 16 Desember 2025: Pertalite hingga Pertamax Naik, Ini Daftar Lengkapnya

Keterlibatan para ahli tersebut menjadi landasan kuat bagi INSTAR dalam memberikan pengakuan yang objektif terhadap praktik keberlanjutan yang dijalankan IFG.

Integritas Jadi Fondasi Kepercayaan Publik

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menyampaikan bahwa pengakuan dari INSTAR menjadi cerminan dari komitmen berkelanjutan IFG dalam memperkuat tata kelola dan integritas bisnis.

“Bagi IFG, integritas merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang,” ujar Denny.

Baca Juga: Siapa Young Syefura Othman? Ini Profil Biodata Politisi Cantik Malaysia yang Viral di Konten Kang Dedi Mulyadi

Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, IFG terus mengedepankan prinsip tata kelola yang sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, dengan menempatkan integritas, tanggung jawab, dan akuntabilitas sebagai nilai utama dalam setiap layanan kepada masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X