Dampak keputusan kontroversial itu juga merembet ke internal partai. Gerindra, partai tempat Mirwan bernaung, langsung memecatnya sebagai kader sekaligus Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan.
Sekjen Partai Gerindra Sugiono mengatakan tindakan Mirwan tidak mencerminkan kepemimpinan yang bertanggung jawab, terutama saat masyarakat sedang mengalami musibah besar.
“Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan. Karena itu, DPP Gerindra memutuskan memberhentikan Mirwan,” ujarnya.***
Artikel Terkait
Kisah Rosita dan Hutan yang Tak Dijual: Cinta yang Menjaga Megamendung Tetap Hidup
Siapa Pemilik PT Toba Pulp Lestari? Sejarah dan Kontroversi Produsen Pulp di Sumatera Utara
Daendels dan Reformasi Hutan Jawa: Kisah Mas Galak Perangi Pembalakan Liar
Bupati Samosir Imbau Warga Tolak Bantuan dari Toba Pulp Lestari
Tanggap Bencana Sumut-Sumbar, BRI Salurkan Bantuan Untuk Percepat Pemulihan Warga yang Terdampak
Hikayat Kopi di Tanah Gayo: Warisan Tradisi dan Ketekunan dari Ujung Barat Nusantara