Prabowo Menggebrak: Saat Presiden Turun Tangan Menghentikan ‘Permainan Anggaran di Negeri Sendiri

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 30 November 2025 | 12:15 WIB
Presiden Prabowo peringatkan para menteri hingga birokrat untuk mengawasi anak buah hingga pejabat untuk tidak memainkan anggaran.  (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo peringatkan para menteri hingga birokrat untuk mengawasi anak buah hingga pejabat untuk tidak memainkan anggaran. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

TITIKTEMU.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan sikap keras pemerintahannya terhadap praktik korupsi, khususnya permainan mark up anggaran yang dilakukan oleh oknum birokrat maupun pejabat.

Pesan tegas ini ia sampaikan pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta, Jumat, 28 November 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo secara terbuka meminta dukungan publik untuk bersama-sama mengawasi penyalahgunaan anggaran negara.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendirian untuk membersihkan praktik kecurangan yang telah lama merugikan rakyat.

“Masalahnya adalah, saya mohon dukungan saudara-saudara, kita harus memberantas korupsi dari Indonesia ini,” ucapnya lantang.

Baca Juga: Bencana Sumatra 2025: 303 Orang Meninggal, BNPB Ungkap Lonjakan Korban dan Tantangan Berat di Lapangan

Sorotan Presiden terhadap Mark Up yang Masih Bersemi

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyinggung fenomena mark up anggaran yang masih terjadi di sejumlah instansi pemerintah.

Dengan nada serius, ia memperingatkan para pejabat dan birokrat yang masih “bermain” dengan uang negara.

“Anggaran dirong-rong, mark-up di mana-mana. Saya minta menteri-menteri awasi anak buahmu, awasi pejabat-pejabatmu,” katanya.

Prabowo menegaskan bahwa ia sangat memahami berbagai trik dan modus yang dipakai oknum untuk memperbesar anggaran demi keuntungan pribadi.

Ia bahkan menyebut bahwa sebagian manipulasi anggaran dilakukan secara ekstrem—harga barang yang seharusnya Rp1 juta bisa dinaikkan hingga ratusan kali lipat.

“Barang harganya Rp1 juta, dinaikin 150 kali. Jangan kira saya tidak tahu,” tegasnya, membuat suasana ruangan seketika hening.

Mengingatkan Pentingnya Setiap Rupiah untuk Rakyat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: YouTube @Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X