“Kami akan susun strategi bersama pemerintah daerah. Obat apa yang mereka perlukan akan kami drop dari pusat,” kata Benjamin.
Bantuan Logistik dan Tenaga Medis Terus Dikirim
Dalam rapat koordinasi bersama Menko PMK dan sejumlah kementerian lain, Kemenkes menyampaikan bahwa bantuan logistik kesehatan telah dikirim sejak awal bencana.
“Kami sudah kirim logistik, obat-obatan, bahan medis habis pakai, termasuk makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil,” ungkap perwakilan Kemenkes dalam rapat 27 November 2025.
Selain itu, tenaga medis tambahan seperti dokter, perawat, ahli kesehatan lingkungan, dan epidemiolog juga diterjunkan untuk mendukung penanganan kesehatan di lapangan.
Puskesmas dan rumah sakit setempat turut disiagakan penuh untuk melayani korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Dengan ancaman penyakit pascabanjir yang mulai mengintai, Kemenkes menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat dan koordinasi cepat antara pusat dan daerah.
Seluruh posko kesehatan, RS darurat, dan tenaga medis disiagakan agar pemulihan kesehatan masyarakat dapat berjalan optimal selama masa tanggap darurat.***
Artikel Terkait
Rocky Gerung Bongkar Ulang Proyek Whoosh: Bukan Kebutuhan Publik, Bukan Lompatan Teknologi, Hanya Proyek Pamer?
Banjir Bandang Agam: 74 Jiwa Melayang, 2.500 Warga Mengungsi, Kerugian Tembus Rp13,9 Miliar
Ray Rangkuti Soroti Manuver Kapolri: Reformasi Polri Diujung Masa Jabatan, Langkah Terselubung?
Rekening Masih Diblokir Usai Bebas, Kisah Ira Puspadewi Hidup dengan Rp1,2 Juta dan Bantuan Teman
Operasi Udara TNI Dikebut: 76.500 Ton Bantuan Sudah Terbang ke Sumut–Aceh, Daerah Terisolasi Jadi Prioritas
Kepergian Gary Iskak: Detik Kecelakaan, Kesaksian Sahabat, dan Jejak Sang Pecinta Motor
Ray Rangkuti Kritik Pembentukan Tim Reformasi Polri oleh Kapolri: “Upaya Menghalangi Komisi Bentukan Presiden?”
Bencana Agam: 74 Warga Tewas, 2.500 Mengungsi, Kerugian Capai Rp13,9 Miliar
Kemenkes Ingatkan Warga Terdampak Banjir di Sumatra dan Aceh Waspada Penyakit Pascabencana
Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir, 1.829 Warga Mengungsi dan Distribusi BBM Terkendala