TITIKTEMU.CO – Menyusul pengumuman naiknya status Gunung Semeru dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas), Pekab Lumajang meminta masyarakat yang berada di zona merah atau kawasan paling berisiko segera mengungsi.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengimbau masyarakat agar segera mengamankan diri. Dia menegaskan bahwa keselamatan warga jauh lebih penting dibandingkan harta benda yang tertinggal.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Semua langkah evakuasi sudah disiapkan, sehingga setiap keluarga bisa melindungi diri dari risiko erupsi,” ujarnya.
Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, 178 Pendaki Tertahan di Ranu Kumbolo, Dievakuasi Kamis Pagi
Imbauan ini terutama ditujukan bagi warga yang tinggal di zona merah erupsi, meliputi Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo.
Dua wilayah tersebut berada dalam radius bahaya yang paling besar dan langsung terdampak ketika Gunung Semeru menunjukkan aktivitas meningkat.
BPBD Siapkan Lokasi Pengungsian
Lonjakan aktivitas vulkanik Semeru setidaknya berdampak pada tiga desa di Lumajang, yaitu Supit Urang, Oro-Oro Ombo, dan Penanggal.
Karena itu, warga yang tinggal di area tersebut diminta segera menuju titik pengungsian yang sudah disiapkan BPBD Lumajang.
Menurut Indah, BPBD telah melakukan koordinasi erat dengan perangkat desa, relawan, dan aparat gabungan untuk memastikan proses mobilisasi berjalan lancar.
“Kami sudah menyiapkan tempat pengungsian dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” ujarnya.
Beberapa balai desa yang sudah difungsikan sebagai posko pengungsian sementara antara lain Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumberwuluh, dan Balai Desa Oro-Oro Ombo.
Di lokasi ini, warga bisa mendapatkan tempat istirahat yang aman sambil menunggu perkembangan situasi Semeru.
Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Ini Sejarah Letusannya dari 1818 hingga Kini
Artikel Terkait
Temuan Ladang Ganja di Lereng Gunung Semeru, Polisi Temukan 365 Pohon Ganja
Usai 5 Tahun Ditutup, Jalur Pendakian Gunung Semeru Akhirnya Resmi Dibuka Menteri Kehutanan Sampai Ranu Kumbolo
Tuai Kontroversi Publik? Ini Kronologi Penemuan Ladang Ganja di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi, Kolom Abu Capai 500 Meter, Status Waspada
Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 7 Km