Duel Argumen Purbaya vs Dedi Mulyadi yang Bikin Publik Melek Anggaran

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 25 Oktober 2025 | 21:15 WIB
Menyoroti pernyataan influencer, Helmy Yahya terkait kontroversi Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi terkait dugaan dana mengendap di bank.  (Instagram.com / @purbayayudhi_official - @dedimulyadi71)
Menyoroti pernyataan influencer, Helmy Yahya terkait kontroversi Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi terkait dugaan dana mengendap di bank. (Instagram.com / @purbayayudhi_official - @dedimulyadi71)

Adu opini antara dua tokoh ini kemudian melebar ke media sosial.

Warganet terbelah—ada yang mendukung ketegasan Purbaya soal efisiensi anggaran, ada juga yang menilai Dedi benar karena uang daerah memang harus siap dipakai kapan saja untuk program pembangunan.

Isu ini makin ramai karena menyangkut transparansi penggunaan anggaran publik.

Banyak yang berharap perdebatan ini berujung pada kejelasan: apakah benar ada dana APBD "mengendap" di bank dan tidak segera dimanfaatkan untuk rakyat?

Baca Juga: Tito Karnavian Luruskan Data Dana Mengendap Pemda: Bukan Hilang, Tapi Bergerak

Helmy Yahya Ikut Bicara: Pertarungan Gaya Komunikasi

Menariknya, polemik ini juga dikomentari Helmy Yahya, seorang pembicara publik yang dikenal tajam mengulas gaya komunikasi tokoh nasional.

Dalam video di kanal YouTube-nya, Helmy Yahya Bicara, ia menilai bahwa Purbaya dan Dedi bukan hanya adu data, tapi juga adu karakter di depan publik.

“Purbaya itu gayanya kayak koboi—tegas, keras, kadang kelihatan galak tapi apa adanya,” kata Helmy.

Menurutnya, sejak tampil vokal membahas isu ekonomi, Purbaya justru makin disukai publik karena dinilai berani.

Sementara itu, Helmy menilai Dedi Mulyadi unggul dalam spontanitas komunikasi.

“Dedi ini kuat karakternya. Kalau bicara di publik ngalir, tanpa teks, relate ke masyarakat, dan manusiawi,” jelas Helmy.

Pada akhirnya, Helmy menilai keduanya adalah sosok yang sama-sama kuat, hanya dengan pendekatan komunikasi yang berbeda.

“Bagi saya, mereka berdua adalah putra terbaik negeri yang sedang memperjuangkan visinya masing-masing,” tutupnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X