Empat Catatan Evaluasi Coretax
Dalam evaluasi terbarunya, Purbaya memaparkan empat fokus perbaikan Coretax:
1. Masalah teknis kritis
Error login, timeout, layar blank, gagal upload bukti potong, hingga session error sudah mulai dibenahi.
Baca Juga: Aqua Subang Disemprot KDM: Jalan Rusak, Truk ODOL, Izin Air Tanah Terancam Melayang
2. Perbaikan aplikasi
Waktu perbaikan satu bulan dinilai tidak cukup untuk membenahi sistem yang dibangun selama empat tahun dengan berbagai cacat struktural.
Perbaikan saat ini diibaratkan “P3K digital” untuk sementara waktu.
3. Keamanan dan infrastruktur
Purbaya menilai infrastruktur Coretax sebenarnya kuat, namun keamanan sistemnya justru dibuat terlalu rumit, mahal, dan banyak fitur yang sudah usang.
"Harus disederhanakan dan pakai teknologi yang relevan," ujarnya.
4. Ketergantungan pada asing
Ia menegaskan ke depannya pemerintah tidak boleh tergantung pada vendor luar negeri.
Purbaya mendorong agar proyek digital negara dikerjakan talenta lokal yang lebih lincah dan fleksibel.
Menutup Ketergantungan, Membuka Potensi
Artikel Terkait
Drama Kilang Minyak: Dari Sindiran 'Malas' Jadi Chemistry Baru Menkeu dan Bos Pertamina
BPJS Nggak Naik Dulu Sampai 2026: Pemerintah Suntik Dana, Masyarakat Tarik Napas Lega
Pantai VS Pegunungan : Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Hidup Slow? Ini Rekomendasi Kota yang Cocok
Jejak Radiasi Misterius di Kampung Sadang: Dari Logam Bekas hingga Skandal Cs-137
Aqua Subang Disemprot KDM: Jalan Rusak, Truk ODOL, Izin Air Tanah Terancam Melayang
Slow Living di Peri-Urban: Hidup Tenang Tanpa Putus Akses ke Kota , Panduan Pindah untuk Pemula
5 Tanda Kota Siap untuk Slow Living, Lengkap dengan Cara Menemukannya di Peta
Prompt Gemini AI yang Lagi Viral di TikTok Oktober 2025, Bikin Foto Auto Estetik
Di Desa Nglanggeran, Siapa Pun yang Datang Merasa Seperti Pulang ke Rumah Sendiri
Bahasa Portugis Masuk Sekolah: Menlu Sugiono Sebut Diplomasi Gaya Baru Prabowo atau Strategi Global Jangka Panjang?