Purbaya menjelaskan bahwa maraknya penyelundupan berdampak langsung terhadap rendahnya rasio pajak nasional.
Selain membuat penerimaan negara bocor, penyelundupan juga menciptakan pasar yang tidak sehat karena peredaran barang ilegal membuat harga di pasar menjadi tidak seimbang.
Menurutnya, salah satu agenda penting pemerintah saat ini adalah memperbaiki struktur ekonomi domestik agar industri dalam negeri kembali kompetitif.
“Untuk meningkatkan rasio pajak dan memperkuat industri nasional, penyelundupan harus dihentikan. Tidak ada pilihan lain,” tegasnya.
Baca Juga: Bitcoin Goyah Lagi: Ketika Emas Naik Daun, Aset Kripto Serasa “Musim Dingin” Finansial
Tantangan Internal: Tekanan dari Pihak Berkuasa
Purbaya mengakui penyelundupan bukan hanya masalah kriminal ekonomi, tetapi juga terhubung dengan jaringan kekuasaan.
Menurut informasi yang ia terima, beberapa oknum aparat di lapangan enggan menindak pelaku penyelundupan karena adanya tekanan dari pihak tertentu.
Ia bahkan mengungkapkan percakapannya dengan pegawai Bea dan Cukai yang mengaku tidak berdaya melawan mafia besar.
"Saya tanya, kenapa tidak bertindak? Mereka bilang, ‘di belakangnya ada bekingan besar, Pak’,” ujar Purbaya menirukan pengakuan bawahannya.
Ultimatum ke Aparat: Jangan Takut, Sikat Semua
Menanggapi hal tersebut, Purbaya mengirim pesan keras kepada jajarannya agar tidak lagi takut menindak pihak yang melanggar hukum.
Ia menegaskan komando ada di tangannya dan seluruh proses hukum akan berjalan dengan dukungan penuh pemerintah pusat.
“Kalau masih ada yang menghalangi, sikat saja. Dirjen Bea Cukai pangkatnya bintang tiga.
Kecuali yang nyuruh pelanggaran itu bintang empat, ya tinggal lapor Presiden,” kata Purbaya.
Artikel Terkait
Mengenal 5 Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia, dari Shin Tae-yong hingga Giovanni van Bronckhorst
Bikin Penasaran, Ini Fakta-fakta Menarik Game Pokemon Legends: Z-A
Mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta Tewas Usai Lompat dari Lantai 5 Gedung Kampus
BRI Peduli Peringati Hari Pangan Sedunia, Dukung Ketahanan Pangan Melalui Panen Raya BRInita
Bitcoin Goyah Lagi: Ketika Emas Naik Daun, Aset Kripto Serasa “Musim Dingin” Finansial
Antusias! Ribuan Penggemar Apple Serbu Early Pick Up iPhone Terbaru di Blibli
Hanya Dua Hari! Promo Indomaret 18-19 Oktober 2025, Diskon gede-gedean Kebutuhan Harian
Pertamina Segera Umumkan Kerja Sama Impor BBM dengan SPBU Swasta, Keputusan Diumumkan Malam Ini
Belanja Super Hemat di Akhir Pekan! Katalog Promo Superindo 18-19 Oktober 2025
Promo JSM Alfamart 18-19 Oktober 2025: Soklin, Sunlight, dan Minyak Goreng Turun Harga, Cek Daftarnya!