Mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta Tewas Usai Lompat dari Lantai 5 Gedung Kampus

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 19:56 WIB
Mahasiswi UIN Raden Mas Said  Surakarta Tewas Usai Lompat dari Lantai 5 Gedung Kampus. (Canva)
Mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta Tewas Usai Lompat dari Lantai 5 Gedung Kampus. (Canva)

TITIKTEMU.CO - Peristiwa tragis terjadi di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, Jumat, 17 Oktonber 2025.

Seorang mahasiswi berinisial HPN (21) dari Program Studi Psikologi meninggal dunia setelah melompat dari lantai lima gedung kampus. Insiden ini mengejutkan sivitas akademika dan masyarakat sekitar.

Menurut informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kejadian pada sekitar pukul 10.00 WIB itu sempat menimbulkan kepanikan di area kampus.

Baca Juga: Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan, DPR Dorong Semua Bandar Narkoba Ikut ‘Hijrah’ ke Pulau Terlarang

Kronologi Kejadian

Kapolsek Kartasura AKP Tugiyo membenarkan peristiwa tersebut. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diketahui melompat dari rooftop lantai lima dengan menggunakan kursi.

“Iya, kejadian sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga melompat sendiri. Tidak ditemukan tanda-tanda keterlibatan orang lain,” jelas Tugiyo kepada wartawan.

Dari hasil penyelidikan sementara, korban sempat jatuh menimpa mobil dosen jenis Toyota Innova Reborn berwarna hitam yang terparkir di bawah gedung sebelum akhirnya terhempas ke aspal.

Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi hidup dan segera dilarikan ke rumah sakit UNS untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan 30 menit menjalani perawatan.

Baca Juga: KPI Hentikan Program Xpose Uncensored Trans7, Konten Pesantren yang Hina Pesantren, Begini Kasusnya

Diduga Memiliki Riwayat Bipolar

Polisi mengungkapkan korban memiliki riwayat gangguan bipolar. Menurut teman-teman korban dan klinik kampus, HPN sebelumnya pernah melakukan tindakan serupa, tapi berhasil dicegah.

“Informasi dari teman-teman dan pihak klinik kampus korban memang memiliki riwayat bipolar. Dulu sempat mencoba bunuh diri tapi berhasil diselamatkan,” ungkap Tugiyo.

Tidak Ada Unsur Perundungan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X