Temuan Labkesda: Bakteri Pembusuk
Dinas Kesehatan Jabar melalui UPTD Labkesda menemukan bakteri Salmonella dan Bacillus cereus pada sampel makanan MBG. Kepala UPTD Labkesda, dr. Ryan Bayusantika Ristandi, mengungkapkan sumber bakteri berasal dari bahan karbohidrat yang disimpan tidak sesuai standar.
Baca Juga: Dari Sekolah Rakyat hingga Pengairan Desa, Begini Wujud Nyata PU 608
“Hasil pemeriksaan kami menunjukkan adanya bakteri pembusuk yakni Salmonella dan Bacillus cereus yang berasal dari komponen karbohidrat dalam makanan,” ujarnya.
Ryan menegaskan pentingnya penyimpanan makanan dengan standar suhu aman, yakni di bawah 5 derajat Celcius atau di atas 60 derajat Celcius, untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
BGN: Insiden Tak Masuk Akal
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menyebut kasus di KBB “di luar nalar”. Ia menyoroti penggunaan bahan baku tidak segar, termasuk penyimpanan ratusan ekor ayam dalam freezer selama berhari-hari sebelum dimasak.
“Saya juga tidak mentolerir bahan baku yang tidak segar. Karena kejadian di Bandung ini sungguh di luar nalar,” tegas Nanik.
Menurutnya, kualitas daging dalam kondisi penyimpanan seperti itu tidak mungkin terjaga.
Insiden ini membuat publik menuntut adanya perbaikan menyeluruh dalam implementasi MBG. Mulai dari standar higienitas, rantai pasok bahan makanan, hingga mekanisme pengawasan lapangan, agar program benar-benar aman dan memberikan manfaat bagi penerima, terutama siswa dan kelompok rentan seperti ibu menyusui.***
Artikel Terkait
Nasabah Resah BCA Mobile dan myBCA Error di Senin Pagi, Begini Kata Pihak Bank
Kemenkes Perketat Pengawasan Program MBG: Wajibkan SLHS, Awasi Proses Masak, hingga Gerakkan Puskesmas dan UKS
Dari Sekolah Rakyat hingga Pengairan Desa, Begini Wujud Nyata PU 608
Pengamat Ekonomi Nilai Sistem Deteksi Dini Bank Selamatkan Dana Rp204 Miliar dari Sindikat Pembobolan Rekening
MK Batalkan UU Tapera: Iuran Wajib Dihapus, Skema Tabungan Jadi Sukarela