Menjelang demo 13 Agustus 2025, Sudewo membuat pernyataan tegas bahwa dirinya tidak takut meski puluhan ribu warga turun ke jalan. Ucapan ini justru semakin membuat situasi panas.
5. Wacana Lima Hari Sekolah
Bupati Sudewo sempat menggulirkan kebijakan sekolah lima hari untuk memberi waktu pengembangan minat anak. Namun, kebijakan ini ditolak karena dianggap mengganggu kegiatan TPQ dan madrasah diniyah, sehingga akhirnya dicabut.
Baca Juga: Bupati Pati Sudewo Diterpa Gelombang Demo dan Dugaan Korupsi Proyek Kereta DJKA
Aksi Massa 13 Agustus 2025
Puncak kekecewaan warga terjadi pada 13 Agustus 2025, ketika ribuan massa menggelar aksi di depan Kantor Bupati Pati. Massa tidak hanya menuntut pembatalan kenaikan PBB, tetapi juga mendesak Sudewo mundur.
Situasi memanas ketika DPRD Kabupaten Pati membentuk pansus hak angket untuk memakzulkan Sudewo. Menariknya, langkah ini didukung Fraksi Partai Gerindra, partai yang mengusungnya dalam pilkada.***
Artikel Terkait
Bupati Pati Minta Maaf soal Polemik Kenaikan PBB, Siap Tinjau Ulang dan Terima Aspirasi Warga
Demo Pati Memanas: Penyekatan Jalan di Perbatasan Demak-Kudus, Polisi All Out
Penyebab Demo Pati Hari Ini 13 Agustus 2025, Latar Belakang, dan Link Nonton Streaming
Drama Panas di Pati: Batu, Banner, dan Bupati di Atas Rantis
Guncangan di Pati: Demo Panas, Pajak Naik, dan 11 Provokator Diamankan