TITIKEMU.CO - Menjelang aksi demonstrasi besar-besaran di Kabupaten Pati, Rabu (13/8/2025), Polres Demak menurunkan ratusan personel untuk melakukan penyekatan di titik strategis perbatasan.
Fokus utamanya berada di Kecamatan Karanganyar, Demak, di mana petugas berjajar di bahu jalan sambil memberikan instruksi kepada pengendara yang menuju Pati untuk melambat.
Kendaraan yang terlihat mencurigakan tak luput dari pemeriksaan singkat.
Baca Juga: Fadli Zon Angkat Bicara soal Kontroversi Film Animasi Merah Putih: One For All
Dua Titik Pengamanan: Demak-Kudus dan Demak-Jepara
Kabag Operasional Polres Demak, AKP Wasito, menjelaskan bahwa penyekatan dilakukan di dua titik utama—perbatasan Demak-Kudus dan Demak-Jepara.
Langkah ini bukan untuk melarang warga masuk ke Pati, tetapi sebagai bentuk imbauan agar semua pihak tetap menjaga keamanan.
“Kalau memang mau ke Pati, silakan, tapi tolong hati-hati di jalan karena situasinya sedang rawan,” ucapnya.
Bukan Larangan, Tapi Peringatan Keamanan
Menurut Wasito, pihak kepolisian tidak menutup akses menuju Pati. Namun, masyarakat diminta mempertimbangkan kondisi di lapangan, mengingat aksi massa yang diprediksi akan berlangsung besar.
“Kami hanya mengingatkan, kalau memaksa ke sana ya silakan, asal tetap waspada,” tegasnya.
Situasi Masih Terkendali
Sejauh ini, arus kendaraan menuju Pati terpantau normal, tanpa adanya lonjakan signifikan. Pemeriksaan pun berlangsung santai tanpa temuan barang berbahaya yang dikhawatirkan dapat memicu kericuhan.