- Rasuli Efendi Siregar (RES)
- Heliyanto (HEL)
- Akhirun Efendi Siregar (KIR)
- M. Rayhan Dulasmi (RAY)
Kelima tersangka langsung mengenakan rompi oranye usai penetapan dan ditahan.
Mereka diduga terlibat dalam praktik suap terkait proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumatera Utara. Proyek tersebut memiliki nilai mencapai Rp231 miliar.
Baca Juga: Viral Memo Titip Siswa SPMB 2025,Wakil Ketua DPRD Banten: Hanya Mengabulkan Permintaan Staf
Komitmen Pemerintah Perangi Korupsi di Sektor Infrastruktur
Kasus ini menjadi sorotan publik karena proyek infrastruktur bernilai besar seharusnya menjadi sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan ladang korupsi.
Dengan adanya evaluasi menyeluruh, Kementerian PUPR berharap bisa membersihkan praktik-praktik koruptif dan meningkatkan akuntabilitas serta transparansi dalam pengelolaan proyek infrastruktur.
Menteri Dody menegaskan komitmen kementeriannya untuk bekerja sama dengan KPK dan pihak berwenang dalam menuntaskan kasus ini.
Harapan untuk Perbaikan Tata Kelola Proyek
Penangkapan para pejabat di Sumut menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek pembangunan.
Pemerintah pusat ingin memastikan proyek infrastruktur berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi rakyat.
Dody menyampaikan komitmen kementeriannya untuk mendukung penegakan hukum serta melakukan pembenahan internal agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.***
Artikel Terkait
Baru Tiga Bulan Jadi Bupati Kolaka Timur Terjaring OTT KPK, Ini Profil Andi Merya Nur
Lakukan OTT, Komika Klaten Membantu Warga Sekitar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Kena OTT KPK, Segini Kekayaannya
OTT KPK, Mantan Walikota Jogja Diduga Terkait Kasus Suap Proyek Apartemen. Ditangkap Bersama 9 Koleganya
OTT Bupati Pemalang: 34 Orang Ditangkap, Termasuk Sekda, Kadis dan Kabid di Pemkab Setempat.
Menteri PU Tidak Akan Tutupi Kasus OTT KPK PUPR Sumut
OTT KPK di Sumut, Menteri PU: Ini Tamparan Keras untuk Saya!