Karena puasa Arafah termasuk ibadah dengan waktu terbatas, maka tidak bisa dilakukan sebelum atau sesudah tanggal tersebut.
Baca Juga: Jadwal Puasa Dzulhijjah 2025: Keutamaan, Niat, dan Cara Menjalankannya
Dua Opsi Bagi Muslim yang Masih Punya Utang Puasa
Bagi mereka yang masih memiliki utang puasa Ramadhan, ada dua pendekatan yang bisa dipilih menurut penjelasan Miftahul Huda:
1. Mendahulukan Puasa Arafah, Qada di Hari Lain
Jika seseorang belum mengganti puasanya di bulan Ramadhan, ia tetap boleh menjalankan puasa Arafah terlebih dahulu.
Niat untuk mengganti puasa bisa dilaksanakan di hari lain, karena waktunya lebih fleksibel dibanding puasa Arafah.
Ini bisa menjadi pilihan bagi yang ingin mendapatkan keutamaan puasa Arafah tanpa mengabaikan kewajiban mengganti puasa Ramadhan.
Baca Juga: Sidang Isbat Kemenag: Idul Adha 2025, Jumat, 6 Juni
2. Menggabungkan Niat Qada dan Arafah Sekaligus
Alternatif lainnya adalah menggabungkan dua niat dalam satu hari. Artinya, pada tanggal 9 Zulhijah, seseorang bisa berniat menjalankan puasa sunah Arafah sekaligus puasa qada Ramadhan.
Menurut Miftah, praktik seperti ini diperbolehkan dan sah menurut pandangan mazhab Syafi’i, yang banyak diikuti umat Islam di Indonesia.
Mana yang Lebih Baik?
Memilih antara mendahulukan puasa Arafah atau menggabungkan niat dengan qada puasa Ramadhan, semuanya bisa disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.
Baca Juga: 'ARTIFICIAL INTELLIGENCE TAK MEMBUNUH PENULIS, TAPI MENGUBAHNYA', Oleh Denny JA
Artikel Terkait
Mana Dulu yang Didahulukan? Qadha Puasa Ramadan atau Puasa Syawal? Ini Ketentuannya
Pahalanya Setara Setahun Berpuasa, Ini 3 Niat Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Sesuai dengan Kondisi Saat akan Memulai
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2025: Keutamaan, Niat, dan Cara Menjalankannya
Sidang Isbat Kemenag: Idul Adha 2025, Jumat, 6 Juni
Libur Panjang Idul Adha 2025: Cek Jadwal Lengkap dan Tips Tambahan Cuti!
Jadwal dan Niat Puasa di Bulan Dzulhijjah 2025: Lengkap dari Tanggal 1 Sampai 9, Plus Ayyamul Bidh dan Senin-Kamis