Prabowo Dukung Papua Nugini Jadi Anggota ASEAN, Ini Penjelasan Lengkap dari Seskab Teddy Indra Wijaya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 28 Mei 2025 | 06:15 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.  (Dok. Sekretariat Presiden RI)
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Dok. Sekretariat Presiden RI)

TITIKTEMU.CO - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan dukungan penuhnya terhadap Papua Nugini untuk menjadi bagian dari ASEAN.

Hal ini disampaikan melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya setelah mendampingi Presiden dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 yang berlangsung di Malaysia.

"Presiden Prabowo mengusulkan dan mendukung penuh agar Papua Nugini bisa menjadi anggota ASEAN," ujar Teddy dalam keterangan resminya pada Senin, 26 Mei 2025.

Baca Juga: Hubungan Bilateral Indonesia-Tiongkok, Prabowo Ungkap Kedua Negara Bersama Ciptakan Kawasan Damai dan Aman

Anggota ASEAN dan Status Timor Leste

Saat ini, ASEAN memiliki 10 negara anggota aktif, yaitu:

Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Sementara itu, Timor Leste masih berstatus sebagai pengamat, dan dijadwalkan akan diresmikan sebagai anggota ke-11 pada Oktober 2025.

Baca Juga: Kasus Meikarta: Tujuh Tahun Penantian, Harapan Baru di Tangan Menteri PKP Maruarar Sirait di Era Prabowo

Papua Nugini: Potensi Strategis untuk ASEAN

Dalam sesi pleno KTT ASEAN yang membahas arah masa depan organisasi, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat solidaritas antarnegara anggota, menjaga stabilitas kawasan, dan memperluas pengaruh ASEAN di tingkat global.

"Jika dilihat dari total populasi ASEAN yang diperkirakan mencapai 700 juta jiwa pada 2025—jumlah yang hampir menyamai populasi Eropa—maka ASEAN punya potensi besar sebagai kekuatan global," ungkap Teddy menirukan pernyataan Presiden.

Keuntungan Bergabungnya Papua Nugini dalam ASEAN

Presiden Prabowo percaya bahwa kehadiran Papua Nugini sebagai anggota baru akan memberi kontribusi positif terhadap pembangunan jejaring kerja sama yang lebih luas dan memperkuat ketahanan kawasan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: presidenri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X