Baca Juga: Diduga Lakukan Kekerasan pada Pemain Sirkus, Taman Safari Indonesia Mengaku Tidak Ada Keterlibatan
Jejak Keluarga Manansang di Balik Taman Safari
Frans Manansang dikenal sebagai putra dari Hadi Manansang, pendiri utama TSI.
Bersama dua saudaranya, Jansen Manansang dan Tony Sumampau, ia turut berperan dalam membesarkan TSI hingga dikenal luas sebagai lembaga konservasi hewan terbesar di Indonesia.
Ketiganya bahkan pernah menulis buku berjudul “Tiga Macan Safari”, yang menggambarkan perjuangan mereka membangun sirkus keliling hingga menjadi taman satwa permanen.
Baca Juga: Begini Cara Sanggah Tilang Elektronik ETLE Secara Online, Jika Merasa Tak Bersalah
Namun, kisah sukses tersebut kini dibayangi oleh dugaan praktik kekerasan yang mencoreng nama besar keluarga Manansang.
Respons Publik dan Tuntutan Investigasi
Kasus ini memicu gelombang reaksi dari publik, terutama di media sosial.
Warganet ramai-ramai menyerukan dukungannya kepada para korban dan mendesak pihak berwenang untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap tuduhan ini.
Tak sedikit pula yang mempertanyakan tanggung jawab moral dan etika para pendiri Taman Safari, mengingat mereka mengelola lembaga yang menjunjung tinggi nilai pendidikan, pelestarian, dan kesejahteraan makhluk hidup.***
Artikel Terkait
Tersenyum di Panggung, Tersiksa di Balik Layar: Kisah Kelam Mantan Pemain Sirkus Oriental Circus Indonesia
Viral Skandal Eksploitasi Eks Pemain Sirkus di Taman Safari: Korban Diduga Alami Kekerasan hingga Pelecehan
Kementerian HAM Bergerak Usai Terima Aduan Kekerasan Eks Pemain Sirkus Oriental Circus Indonesia
Diduga Lakukan Kekerasan pada Pemain Sirkus, Taman Safari Indonesia Mengaku Tidak Ada Keterlibatan