Dampak dari Presidential Threshold
Meski dimaksudkan untuk memperkuat sistem presidensial dan menyederhanakan calon presiden, presidential threshold telah menuai kritik.
Banyak yang berpendapat bahwa ambang batas ini menguntungkan partai besar, serta menciptakan politik transaksional dan koalisi sementara yang bisa merugikan proses demokrasi.
Koalisi ini sering kali dibentuk dengan imbalan tertentu, yang dapat memengaruhi pembentukan kabinet dan kebijakan pemerintahan.
Baca Juga: Apakah Diskon PLN 50 Persen Bisa Dipakai Beberapa Bulan ke Depan? Ini Penjelasannya
Penerapan Seiring Pemilu Serentak
Dalam praktiknya, presidential threshold diterapkan pada Pemilu 2019 secara serentak antara pemilihan presiden dan legislatif.
Hal ini menyebabkan ambang batas dihitung berdasarkan perolehan suara dalam Pemilu legislatif yang dilakukan bersamaan dengan Pemilu Presiden.
Keputusan MK ini diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi partai kecil untuk mencalonkan presiden dan wakil presiden, serta mengurangi politik transaksional yang sering terjadi dalam pembentukan koalisi menjelang Pemilu.***
Artikel Terkait
Profil Hakim Suhartoyo, Ketua MK Baru Pengganti Anwar Usman
Tiga Anggota MKMK Resmi Dilantik. Ada Hakim Konstitusi, Tokoh Masyarakat dan Akademisi. Siapa Dia?
Arti Dissenting Opinion dalam Putusan Mahkamah Konstitusi dan Contohnya
Link Download Putusan MK Tentang UU Cipta Kerja 2024 PDF: Simak Perubahan Pasal Terbaru yang Harus Diketahui
Catat tanggalnya! Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025: Rencanakan Liburanmu Sekarang...
DAFTAR HARI LIBUR NASIONAL 2025, Catat Tanggal Pentingnya Untuk Agenda Liburan!
Ini Daftar Barang dan Jasa Bebas PPN 12% Tahun 2025, Simak Dampaknya bagi Masyarakat
Peluang Bisnis Menjanjikan di Tahun 2025 untuk Pemula jadi Wirausaha