Puasa Syawal menjadi ibadah bagi umat Islam untuk menyempurnakan ibadah Ramadhan setelah merayakan Idulfitri.
Anjuran tersebut mengacu pada sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadis sahih yang diriwayatkan Imam Muslim.
“Siapa saja yang berpuasa Ramadan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti mendapat pahala berpuasa setahun.”
Baca Juga: Libur Lebaran ! Ada Pasar Medang Saat Lebaran Di Candi Prambanan, Hanya 11- 15 APRIL 2024
Keutamaan Puasa Syawal
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW keutamaan Puasa Syawal adalah pahala puasa selama setahun penuh setelah mereka berpuasa pada bulan Ramadhan.
Sementara itu dikutip dari laman NU Online, puasa syawal idealnya dikerjakan selama enam hari secara berturut-turut mulai pada tanggal 2-7 Syawal.
Namun, umat Islam juga mendapat keringanan dengan menjalankannya secara berselang-seling hari. Karena itu puasa syawal dapat dikerjakan pada hari apa pun selama Syawal.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata di Jabodetabek Selama Libur Lebaran, Chekidot!
Di samping itu, jika seseorang berniat puasa Senin-Kamis selama bulan Syawal pun tetap mendapatkan keutamaan puasa ini. Sebab, tujuan dari puasa sunah ini melaksanakan perintah puasanya.
Hukum puasa Syawal adalah sunah muakkad. Meski sunah, tapi puasa Syawal juga memiliki keutamaan yang luar biasa.
Tata cara puasa sunah Syawal sama seperti puasa pada umumnya. Yaitu menahan diri dari makan minum dan segala yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari.
Niat Puasa Syawal: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”
Artikel Terkait
Kapan dan Bagaimana Cara Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal? Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
Puasa Syawal atau Qadha Puasa Ramadhan dulu yang Harus Dilaksanakan? Begini Penjelasannya
Puasa Syawal Pahalanya Setahun Penuh. Simak Bacaan Niat dan Tata Caranya
Pengertian Puasa Syawal: Keutamaan, Niat, Doa, Tata Cara, Syarat dan Ketentuan