Sebagai informasi, data perhitungan ilmu falak LF PBNU menunjukkan keadaan hilal sudah berada di atas ufuk, tepatnya +0 derajat 25 menit 47 detik dan lama hilal 5 menit 13 detik, dengan markas Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT.
Konjungsi atau ijtimak terjadi pada Ahad Legi 10 Maret 2024 pukul 16:00:50 WIB. Sementara itu, letak matahari terbenam berada pada posisi 3 derajat 55 menit 36 detik selatan titik barat, sedangkan letak hilal pada posisi 5 derajat 07 menit 23 menit selatan titik barat.
Baca Juga: Link Nonton Angels Fall Sometimes Sub Indo, Sinopsis, dan Pemain
Adapun kedudukan hilal berada pada 1 derajat 11 menit 27 detik selatan matahari dalam keadaan miring ke selatan dengan elongasi 2 derajat 30 menit 25 detik.
Berdasarkan hisab yang sama, maka diketahui parameter hilal terkecil terjadi di Kota Jayapura, Provinsi Papua, yakni sebesar -0 derajat 30 menit dengan elongasi 2 derajat 16 menit dan lama hilal di atas ufuk 0 menit 0 detik.
Sementara parameter hilal terbesar terjadi di Lhoknga, Provinsi Aceh dengan tinggi 0 derajat 26 menit, elongasi 2 derajat 42 menit, dan lama hilal di atas ufuk 4 menit 21 detik.
Baca Juga: Sahur Sehat: 5 Jenis Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi Saat Sahur
Meskipun hilal sudah di atas ufuk, tetapi hilal belum memenuhi kriteria imkanur rukyah (kemungkinan hilal bisa dilihat/visibilitas).
Karenanya, hilal pada 29 Sya’ban 1445 tidak dapat terlihat. Sebagaimana diketahui, kriteria imkanur rukyah terbaru yang disepakati adalah tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.***
Artikel Terkait
Begini Tahapan Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1445 H
Tradisi Dugderan Menyambut Ramadan Ditengah Hujan , Tetap Khusyu
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024 Versi Muhammadiyah, Ini Link Downloadnya untuk 38 Wilayah di Indonesia
Nyadran, Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadhan Selain Mendoakan Leluhur Rasulullah juga Mengingatkan Hal Ini
Lembaga Falakiyah PBNU Laporkan Hilal Ramadhan Tidak Terlihat di 33 Titik Rukyah