Agroeduwisata Krisan, Upaya Pemkab Kulon Progo Tingkatkan Produksi Tanaman Buah

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 9 Januari 2022 | 11:17 WIB
Pemkab Kulon Progo tengah menggencarkan Gerakan Tanam Buah. Pencanangannya berlangsung di Agroeduwisata Krisan, Gerbosari Kapanewon Samigaluh Kulon Progo. (pic. pemkab kulon progo)
Pemkab Kulon Progo tengah menggencarkan Gerakan Tanam Buah. Pencanangannya berlangsung di Agroeduwisata Krisan, Gerbosari Kapanewon Samigaluh Kulon Progo. (pic. pemkab kulon progo)

TITIKTEMU.CO KULONPROGO -  Kabupaten Kulon Progo tetap berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan pertanian yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan terpadu dengan sektor lain, sehingga akan lebih memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Salah satunya komitmen adalah dengan pencanangan Gerakan Tanam Buah Tahun 2021 yang berlangsung di Agroeduwisata Krisan, Gerbosari Kapanewon Samigaluh, di penghujung tahun 2021 atau diakhir bulan Desember lalu.

Baca Juga: Ashanty Positif Covid-19 Sepulang Liburan dari Turki, Begini Kronologinya

Baca Juga: Resep dr Zaidul Akbar Ini Bisa Membuat Wajah Bebas Jerawat dan Glowing

Ir. Muh Aris Nugroho, MMA, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo menyampaikan gerakan tanam buah ini sebagai komitmen Pemkab untuk mengembangkan komoditas buah-buahan secara terus menerus setiap tahunnya di Kabupaten Kulon Progo. Hal tersebut dikarenakan komoditas buah-buahan merupakan salah satu komoditas yang sangat strategis untuk dikembangkan.

"Dengan pertimbangan karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, dan pemasaran yang mudah, diharapkan mampu menjadikan Kulon Progo sentra buah-buahan, selain itu tanaman buah juga bisa berfungsi sebagai tanaman konservasi untuk pelestarian lingkungan hidup," kata Aris.

Baca Juga: Kata Gus Baha: Jangan Terlalu Sering Berdoa, Lakukan Hal Ini agar Allah Mencukupimu

Ditambahkan Aris, potensi sumber daya alam untuk pengembangan buah di Kabupaten Kulon Progo juga masih sangat luas, membentang sepanjang perbukitan Menoreh sampai di kawasan pantai, sehingga  akan terus dikembangkan, baik melalui fasilitasi pemerintah melalui dana APBD-APBN, CSR BUMN dan BUMD dan dari pihak swasta.

Kabupaten Kulon Progo saat ini mempunyai komoditas buah unggulan antara lain durian dengan luas tanam pada tahun 2020 seluas 1.891 Ha dengan produksi 4.847 ton, klengkeng seluas 168 Ha dengan produksi 128 ton, manggis seluas 557 Ha dengan produksi  2.392 ton. Komoditas tersebut dikembangkan dengan menyesuaikan potensi agroklimat wilayah setempat.

"Di Gerbosari ini pencanangan dilakukan oleh Bupatinamun di 11 kapanewon yang lain saat in pun sedang dilakukan hal yangsama,karena Gertam Buah ini dilakukan secara serentak," terang Aris.

Baca Juga: Makam Kerkhof Dezentje Ampel Boyolali & Kisah Terkubur yang Menyertainya...

Gerakan Tanam Buah Tahun 2021 melibatkan 204 Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani Hutan, dengan jumlah tanaman sebanyak 242.520 batang untuk 799 hektar.

Dan didukung bantuan bibit buah dari Kementerian Pertanian melalui Satker Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, serta Fasilitasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan kegiatan Rehabilitasi DAS bekerjasama dengan  perusahaan tambang di kawasan kehutanan antara lain: PT Bharinto Ekatama, PT Pertamina Geothermal Energy dan PT Bukit Asam.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Drs. H Sutedjo berharap semangat dari masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani untuk budidaya komoditas buah perlu didorong. Selain untuk keberhasilan budidaya tanaman, juga harus didampingi dari aspek penanganan pasca panen dan pengolahan hasil, serta pemasaran hasilnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Pemkab Kulon Progo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X