Sementara kandungan kafein kopi robusta cukup tinggi pada kisaran 1,8-4 persen. Banyaknya kandungan kafein membuat kopi robusta memiliki rasa pahit.
Baca Juga: Presiden Jokowi Mampir di Warung Kopi Klotok, Yang heboh Pemilik Dan Pengunjungnya
Kebanyakan penikmat kopi robusta adalah kalangan orang tua. Jenis kopi robusta juga banyak dijadikan kreasi sajian seperti kopi susu atau dibuat varian kopi kekinian.
Kopi arabika disebut bermafaat untuk diabetes tipe dua. Sejumlah penelitian menyebut kandungan asam klorogenat mampu membantu menjaga kadar gula darah.
Begitu juga dengan semanfaat lainnya seperti mencegah penyakit jantung, karena kopi arabika kaya akan antioksidan dan bisa membantu perdangan pada tubuh. Serta menekan resiko terserang penyakit jantung.
Baca Juga: Minum kopi sembari menikmati keindahan alam. Ini 7 kedai kopi di atas awan. Cocok untuk healingBaca Juga: Wine Coffee atawa Kopi Wine Halal Dikonsumsi? Simak Penjelasan Rinci LPPOM MUI
Di bagian fungsi koginitif, kafein yang terkandung pada kopi Arabika bisa membantu orang-orang lebih fokus, ingatan lebih kuat dan meningkatkan fungsi kerja otak.
Sementara kopi robusta dengan kadar kafein tinggi sangat baik untuk menumbuhkan semangat, membantu meningkatkan performa dalam aktivitas penimumnya.
Kopi Robusta juga baik untuk menurunkan berat badan, mengurangi risiko diabetes tipe dan membantu meningkatkan kesehatan pencernaan karena kandungan Niacin.